Video pemulangan penumpang kapal Hondius dipakai untuk sebarkan klaim salah tentang hantavirus
- Diterbitkan pada hari 29/05/2026 pukul 10:10
- Waktu baca 3 menit
- Oleh: Ara EUGENIO, Lucía DIAZ, AFP Filipina, AFP Spanyol
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Video penampakan seorang pria tanpa alat pelindung diri, atau hazmat, saat proses pemulangan penumpang kapal terdampak hantavirus kembali muncul di media sosial dan disebarkan sebagai bukti bahwa virus ini hanya rekayasa. Namun, otoritas kesehatan di Spanyol, tempat video direkam, mengatakan kepada AFP bahwa pria itu kemungkinan pekerja bandara yang tidak mengalami kontak langsung dengan para penumpang yang dievakuasi. Meskipun varian virus yang ditemukan di atas kapal MV Hondius dapat menular antarmanusia, penularannya dapat terjadi jika ada kontak dekat dalam waktu lama.
"Pembodohan publik part 2. Skenario virus borongan," tulis teks pada video TikTok yang diunggah pada 19 Mei 2026.
"Momen janggal rekaman skenario protocol hantavirus, tapi co-pilot berjalan tanpa pengaman," tulis teks lainnya pada video.
Video pada postingan memperlihatkan orang-orang dengan baju pelindung lengkap berwarna putih sedang disemprot oleh seseorang berpakaian hazmat oranye di dekat tangga pesawat.
Beberapa saat kemudian, terlihat seorang pria tanpa baju pelindung berjalan dari arah kiri pesawat, beberapa meter dari orang-orang berpakaian hazmat.
Postingan dengan klaim yang serupa juga beredar dalam bahasa Inggris menyusul temuan kasus baru hantavirus -- virus langka yang ditularkan melalui hewan pengerat dan belum ada vaksin dan obatnya -- di atas kapal berbendera Belanda, MV Hondius, yang melakukan perjalanan dari Ushuaia, Argentina pada 1 April (tautan arsip).
Kapal itu berlayar melewati pulau-pulau terpencil di Samudra Atlantik Selatan sebelum menuju ke utara ke Cape Verde, lalu ke Tenerife di Kepulauan Canary, Spanyol, tempat para penumpang akhirnya dievakuasi.
12 kasus suspek dan terkonfirmasi telah dilaporkan pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), termasuk tiga korban meninggal dunia (tautan arsip). Tidak ada kasus kematian yang dilaporkan sejak tanggal 2 Mei.
Kasus baru hantavirus tersebut memicu kekhawatiran dunia, namun WHO menegaskan bahwa risiko penyebaran virus tersebut pada populasi global "rendah" (tautan arsip).
Unggahan yang beredar menunjukkan kurangnya pemahaman tentang bagaimana penyakit tersebut dapat menyebar, dan video yang dibagikan dalam unggahan ini berasal dari rekaman berita tentang operasi pemulangan penumpang kapal yang dilakukan di Tenerife.
Tidak ada kontak dekat dan langsung
Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan bahwa klip tersebut diambil dari video yang diunggah oleh Televisión Canaria, sebuah media penyiaran publik di Kepulauan Canary di Spanyol, di YouTube pada 10 Mei (tautan arsip).
"Penumpang Hondius, kapal pesiar yang terdampak hantavirus, di Bandara Tenerife Sur," demikian bunyi judul berita yang ditulis dalam bahasa Spanyol.
Deskripsi video tersebut menyebutkan bahwa rekaman memperlihatkan 14 penumpang Spanyol yang tiba di landasan sebelum dipindahkan ke rumah sakit militer di Madrid.
Seorang juru bicara Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan kepada AFP pada 22 Mei bahwa pria yang terlihat tidak mengenakan baju pelindung tersebut kemungkinan besar adalah pekerja bandara.
"Orang-orang yang tidak akan melakukan kontak dekat dan langsung dengan para penumpang yang turun dari kapal pesiar tidak diwajibkan mengenakan perlindungan lengkap, melainkan hanya elemen pelindung yang diperlukan sesuai jenis kontak yang mungkin mereka lakukan dengan permukaan yang terkontaminasi (masker dan sarung tangan)," kata juru bicara tersebut.
Manusia utamanya terinfeksi hantavirus melalui hirupan udara yang terkontaminasi oleh air liur, kotoran, atau urin hewan (tautan arsip). Selain itu, penularan juga dapat terjadi lewat kontak langsung dengan kotoran, serta melalui gigitan atau cakaran.
Virus Andes yang ditemukan di atas kapal Hondius adalah satu-satunya varian hantavirus yang tercatat memiliki kasus penularan antarmanusia. Namun kasus-kasus ini melibatkan kontak dekat dalam waktu yang lama, khususnya di antara anggota rumah tangga atau pasangan (tautan arsip).
Juru bicara kementerian kesehatan Spanyol menambahkan bahwa orang-orang yang terlihat di latar belakang dengan baju pelindung putih adalah para penumpang kapal.
"Setelah mereka mengenakan pakaian pelindung putih, mereka akan didisinfeksi oleh petugas operasional (yang mengenakan pakaian pelindung oranye) untuk menghilangkan segala kontaminasi yang mungkin terdapat pada perlengkapan pelindung, sebelum naik ke pesawat."
Pemulangan penumpang kapal
Foto-foto yang diambil oleh seorang jurnalis AFP menunjukkan peristiwa yang sama seperti yang terlihat dalam video yang beredar, di mana para petugas kesehatan berhazmat oranye tampak menangani para penumpang berbaju pelindung putih saat mereka naik ke pesawat Angkatan Udara Spanyol.
Jurnalis video AFP, Gaspard Flamand, yang meliput proses pemulangan tersebut, mengatakan ia tidak melihat bukti adanya kejadian yang direkayasa di landasan bandara Tenerife.
"Adegan ini nyata dan bukan rekayasa! Kejadiannya seperti ini selama dua hari dengan semua penumpang," katanya pada 25 Mei.
AFP juga telah menyanggah misinformasi lain yang terkait dengan hantavirus di sini, sini, dan sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami