Video vandalisme di Kolombia dibagikan sebagai perusakan gereja di Lebanon oleh tentara Israel

Seorang tentara Israel tertangkap kamera memukul patung Yesus dengan godam di sebuah gereja di Lebanon pada April lalu. Namun, sebuah video yang diklaim menunjukkan insiden perusakan simbol-simbol keagamaan serupa oleh tentara Israel di Lebanon selatan sebenarnya direkam di Kolombia. Klip itu pernah beredar dalam laporan mengenai aksi vandalisme di Gereja La Ermita di negara Amerika Selatan itu.

"Gereja di Lebanon Selatan dirusak Israel, patung-patung ikut dihancurkan," tulis teks pada video yang diunggah di TikTok pada 24 Juni 2026.

Video tersebut memperlihatkan beberapa patung yang rusak di dalam sebuah gereja.

Image
Tangkapan layar video di postingan salah yang diambil pada 29 Juni 2026, dengan tanda X merah yang ditambahkan oleh AFP

Video serupa juga beredar di unggahan TikTok lainnya dan di Facebook.

Pasukan Israel telah beroperasi di Lebanon bagian selatan sejak awal Maret 2026, saat kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran turut membawa Lebanon ke dalam pusaran perang di Timur Tengah (tautan arsip).

Gencatan senjata terbaru diumumkan di Lebanon setelah serangan Israel di negara tersebut mengancam gagalnya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk mengakhiri perang yang lebih luas di Timur Tengah. Meskipun intensitas pertempuran telah berkurang secara signifikan, konflik tersebut belum sepenuhnya mereda.

Sebelumnya, militer Israel menuai kritik karena seorang tentaranya tertangkap kamera memukul kepala patung Yesus menggunakan godam di sebuah gereja di Lebanon (tautan arsip). Peristiwa itu terjadi di Kota Debl, Lebanon selatan pada April lalu.

Imbasnya, dua tentara Israel yang terlibat telah ditarik dari pertempuran dan dijatuhi hukuman penahanan militer selama 30 hari. 

Dua tentara lainnya dijatuhi hukuman penjara pada bulan Mei setelah salah satu dari mereka tertangkap kamera meletakkan sebatang rokok di mulut patung Bunda Maria (tautan arsip).

Namun, video beredar yang menampilkan kerusakan sebuah gereja tidak direkam di Lebanon selatan seperti diklaim sejumlah postingan media sosial.

Dalam sebuah unggahan di X pada 23 Juni, juru bicara Pasuakan Pertahanan Israel (IDF), Ariella Mazor, membantah klaim tersebut: "Video tersebut bukan berasal dari Lebanon bagian selatan dan tidak memiliki kaitan dengan IDF" (tautan arsip). 

Gereja di Kolombia

Pencarian gambar terbalik menggunakan potongan gambar dari video beredar mengarahkan kepada rekaman sama yang dibagikan di postingan X pada 6 Mei (tautan arsip).

"Intoleransi dan penghinaan telah mencapai titik terendah di Cali," demikian bunyi unggahan dalam bahasa Spanyol yang dibagikan oleh Roberto Ortiz, seorang anggota dewan di salah Kota Cali, Kolombia (tautan arsip).

"Sekelompok pelaku vandalisme telah melakukan tindakan penodaan yang tak termaafkan di Ermita, salah satu kuil paling ikonik dan terkemuka di kota kita."

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan video yang diunggah oleh seorang anggota dewan Kota Cali di X (kanan)

Rekaman itu juga muncul dalam laporan berita oleh media setempat tentang insiden vandalisme (tautan arsip di sini dan sini).

Menurut laporan berita tersebut, pelaku yang diduga menyebabkan kerusakan tersebut telah ditangkap.

Bagian dalam gereja yang terekam dalam video beredar juga sesuai dengan foto di Google yang memperlihatkan bagian interior gereja di Kolombia tersebut (tautan arsip).

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan unggahan foto di Google (kanan)

AFP juga telah menyanggah misinformasi lain terkait vandalisme pada sebuah gereja di Lebanon bagian selatan.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami