Video lama kecelakaan di Malaysia dibagikan sebagai insiden di Brasil 2026
- Diterbitkan pada hari 25/06/2026 pukul 09:39
- Waktu baca 3 menit
- Oleh: Chayanit ITTHIPONGMAETEE, AFP Thailand
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Dua helikopter bertabrakan di langit Brasil pada Juni 2026 dan menewaskan penyanyi asal Amerika Serikat, Oliver Tree. Namun, rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan dua helikopter jatuh tidak berkaitan dengan insiden tersebut. Klip itu direkam di Malaysia dan menyebar pada laporan berita April 2024 tentang kecelakaan helikopter militer Negeri Jiran.
"Yah kenapa Olive pohon meninggal," tulis keterangan video yang diunggah di TikTok pada 15 Juni 2026 tersebut --menerjemahkan nama "Tree" pada Oliver Tree.
Video tersebut menunjukkan momen dua helikopter jatuh ke tanah setelah bertabrakan di udara, sebelum beralih ke teks berbahasa Inggris yang artinya: "beristirahatlah dalam damai Oliver Tree, 1993-2026". Video selanjutnya memperlihatkan tayangan penyanyi AS tersebut.
Video kecelakaan helikopter dengan klaim serupa juga beredar di Facebook dan TikTok, dan dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan Prancis.
AFP melaporkan bahwa dua helikopter bertabrakan di udara pada pagi hari tanggal 14 Juni 2026, di atas kawasan Recreio dos Bandeirantes, Rio de Janeiro bagian barat, Brasil, sebelum jatuh ke tempat parkir sebuah toko kendaraan listrik, menyebabkan sekitar 20 mobil terbakar (tautan arsip).
Penyanyi pop alternatif AS berusia 32 tahun, Oliver Tree, berada di salah satu dari dua helikopter, bersama penumpang lain termasuk seorang produser musik Brasil dan seorang pengarah video asal Argentina.
NBC News melaporkan bahwa jenazah Tree telah dipulangkan ke California pada 22 Juni, sementara penyebab tabrakan masih dalam penyelidikan (tautan arsip).
Namun, video yang beredar tidak menyerupai foto dan video kecelakaan helikopter di Brasil yang dibagikan oleh AFP.
Tabrakan 2024 di Malaysia
Pencarian gambar terbalik menggunakan potongan gambar dari video salah mengarahkan AFP kepada rekaman yang lebih panjang dibagikan oleh kanal YouTube Channel News Asia (CNA) pada 23 April 2024 (tautan arsip). Keterangan pada gambar tersebut menghubungkan rekaman itu dengan kecelakaan yang melibatkan helikopter militer Malaysia.
Video yang sama beserta tangkapan layarnya juga dibagikan oleh media South China Morning Post dan Jakarta Post pada April 2024 (tautan arsip di sini dan sini).
AFP melaporkan bahwa dua helikopter militer bertabrakan pada 23 April 2024 saat sesi latihan terbang lintas dan menewaskan seluruh 10 awak di kedua pesawat tersebut (tautan arsip).
Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Laut Malaysia mengonfirmasi bahwa tabrakan terjadi selama gladi bersih untuk parade Hari Angkatan Laut ke-90 di pangkalan angkatan laut Lumut di negara bagian Perak pada 23 April 2024 (tautan arsip).
Situs berita berbahasa Inggris asal Malaysia, New Straits Times, melaporkan bahwa satu helikopter jatuh di stadion sementara helikopter lainnya berakhir di kolam renang yang berada di dekat stadion (tautan arsip).
Citra satelit Google Maps dari pangkalan angkatan laut Lumut juga cocok dengan elemen visual yang terlihat dalam video CNA, termasuk bagian luar stadion yang berwarna jingga dan kolam renang di dekatnya (tautan arsip).
Video lain yang dibagikan oleh agensi Newsflare juga memperlihatkan tabrakan dari sudut pengambilan gambar yang berbeda -- direkam dari samping kolam renang (tautan arsip).
AFP telah membantah berbagai postingan yang dibagikan sebagai rekaman konflik atau bencana alam terbaru.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami