Gambar ini menunjukkan seekor kerbau kerdil dari Thailand

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Beberapa foto yang telah dibagikan ribuan kali di Facebook diklaim menunjukkan hewan hasil persilangan babi dengan sapi yang diekspor dari Thailand ke Malaysia untuk permulaan bulan Ramadan. Klaim itu salah: gambar itu aslinya menunjukkan seekor kerbau kerdil dari Thailand; babi dan sapi tidak bisa kawin silang.

Foto-foto itu muncul di sebuah unggahan Facebook berbahasa Malaysia pada tanggal 15 Maret 2021 ini. Unggahan itu telah disebarkan lebih dari 9.500 kali.   

Ketiga foto menunjukkan seekor binatang bertanduk, tangan yang memperlihatkan daging bertotol-totol putih, dan daging merah berbintik-bintik putih dalam kantong plastik kuning.

Keterangan unggahan itu berbunyi, “SPESIS KACUKAN VABI + LEMBU. Mula mula tengok ya allah cutenya Kalau buat Korban ! Rupanya kacukan babi + lembu. Dah mula masuk ke malaysia dari Thailand. Utk buka bulan puasa katanya ! HATI hati Gais Bila tengok gelembung. Kulit spesis kacukan VABI + LEMBU. Masyaalah macam macam Dunia Zaman sekarang”.

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil tanggal 19 Maret 2021

Foto-foto itu juga muncul di unggahan-unggahan ini, ini dan ini di Facebook, disertai dengan klaim serupa tentang hewan hasil persilangan babi dengan sapi.

Beberapa unggahan lain menyebarkan foto berbeda dengan klaim serupa, seperti di sini, di sini, di sini dan di sini

Tangkapan layar unggahan menyesatkan yang lain, diambil tanggal 25 Maret 2021

Gambar-gambar tersebut muncul pula dengan klaim serupa di unggahan Facebook berbahasa Indonesia pada tahun 2020, seperti ini dan ini.

Klaim itu salah: foto-foto tersebut tidak menunjukkan hewan hasil persilangan babi dengan sapi ataupun daging hewan tersebut.

Kerbau kerdil dan lembu kerdil

Pencarian gambar terbalik di Google, diikuti dengan pencarian dengan kata kunci, menemukan video ini yang diunggah stasiun televisi asal Thailand, Matichon TV pada tanggal 11 Oktober 2018.

Terjemahan judul video berbahasa Thailand itu adalah, “Tonton imutnya ‘Nong Kham Phaeng’, si kerbau kerdil pembawa rezeki. Sang pemilik bilang kerbau itu sudah ditawar seseorang dengan harga 1 juta baht.”

Pemilik Nong Kham Phaeng, si kerbau kerdil itu, adalah Jiradech Phanlee dari provinsi Sakon Nakhon, di Thailand bagian timur laut. Jiradech menjadi terkenal di internet setelah tetangga-tetangganya mengunggah foto-foto Nong Kham Phaeng, seperti dilansir keterangan video tersebut. 

Jiradech telah beberapa kali mengunggah foto-foto kerbaunya di Facebooknya , termasuk foto yang diunggah pada tanggal 4 November 2018 ini, yang sama dengan foto di unggahan yang menyesatkan.

Berikut adalah perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto asli di Facebook Jiradech (kanan):

Perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto asli di Facebook Jiradech (kanan)

Foto hewan bertanduk yang lain sebelumnya muncul di beberapa artikel berita berbahasa Vietnam di bulan Mei 2018, misalnya ini dan ini, tentang seekor lembu kerdil di desa Lang Chau, komune Yen Lac, distrik Yen Dinh, provinsi Thanh Hoa, di Vietnam. 

Berikut adalah perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan yang lain (kiri) dan foto yang terbit di laporan berbahasa Vietnam (kanan):

Perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan yang lain (kiri) dan foto yang terbit di laporan berbahasa Vietnam (kanan)

“Mustahil untuk ‘kahwinkan’ lembu dan babi kerana kedua-duanya daripada keluarga haiwan yang berbeza,” ujar Mohd Hair Bejo, dosen kedokteran hewan di Universiti Putra Malaysia (UPM), dikutip Harian Metro, surat kabar Malaysia, dalam laporan tanggal 14 Maret 2021 ini. Mohd Hair menerangkan babi masuk ke dalam keluarga hewan Suidae dan sapi di keluarga Bovidae, karenanya keduanya tidak bisa kawin silang.

Daging ikan lele

Foto kedua di unggahan menyesatkan sebelumnya muncul di artikel tanggal 16 Februari 2020 dari Kompas.com ini, yang memeriksa klaim soal bahaya memakan daging ikan lele berbintik-bintik putih. 

Berikut adalah perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di artikel Kompas.com (kanan):

Perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di artikel Kompas.com (kanan)

Daging busuk

Foto terakhir pernah di unggahan menyesatkan sebelumnya dimuat dalam laporan tentang bahaya daging busuk ini, yang diterbitkan Sada ElBalad, situs bahasa Arab di Mesir, pada tahun 2017.

Gambar itu juga pernah dipakai sebagai barang bukti di artikel pemeriksaan fakta AFP Fact Check ini

Berikut adalah perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto yang terbit di laporan Sada ElBalad (kanan):

Perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto yang terbit di laporan Sada ElBalad (kanan)

AFP Periksa Fakta sebelumnya pernah menerbitkan laporan tentang hewan yang diklaim hasil persilangan babi dan domba sebenarnya adalah babi Mangalica, yang berasal dari Hongaria.

Terjemahan dan adaptasi