Sebagian besar foto-foto ini diambil bertahun-tahun sebelum banjir melanda Singapura di bulan Juni 2020

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 02/07/2020 pukul 08:30
  • Waktu baca 8 menit
  • Oleh: AFP Singapura, AFP Indonesia
Sepuluh foto telah dibagikan ratusan kali di berbagai unggahan di Facebook dengan klaim ke. Foto itu memperlihatkan banjir di Singapura di akhir bulan Juni 2020. Klaim itu menyesatkan: sebagian besar foto telah beredar dalam laporan tentang banjir di Singapura bertahun-tahun sebelumnya; satu foto memperlihatkan banjir di Malaysia dan satu foto lagi menampilkan banjir di Tiongkok. 

Beberapa foto banjir itu dibagikan di unggahan Facebook ini pada tanggal 23 Juni 2020 dan telah dibagikan lebih dari 60 kali. 

Status unggahan itu berbunyi: “Selama 4 hari berturut-turut hujan ?️?️?️ SG lgsg banjir ?”. 

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 25 Juni 2020

Banjir besar melanda sejumlah daerah di Singapura pada tanggal 23 Juni 2020 setelah kota itu diguyur hujan lebat di pagi hari, demikian laporan Channel News Asia ini

Foto-foto menyesatkan lainnya dengan klaim mirip telah dibagikan lebih dari 230 kali setelah muncul di unggahan Facebook lainnya di sini, di sini, di sini dan di sini

Foto dengan klaim serupa dalam bahasa Inggris di Facebook telah dibagikan lebih dari 1.500 kali bisa dilihat di sini dan di sini, serta bahasa Burma di sini dan di sini.

Namun, klaim itu menyesatkan: sebagian besar foto telah beredar dalam laporan tentang banjir di Singapura bertahun-tahun sebelumnya. 

Foto pertama

Foto pertama yang memperlihatkan deretan mobil yang hampir terendam seutuhnya merupakan foto banjir di kota Guangzhou, Tiongkok bagian selatan. Foto itu telah beredar setidaknya sejak Mei 2020 di platform Tiongkok, salah satunya di Weibo di sini.

Menurut unggahan tersebut, banjir itu terjadi di Huangpu, sebuah distrik di kota Guangzhou, Tiongkok bagian selatan. 

AFP Periksa Fakta telah menerbitkan laporan mengenai foto itu di sini

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di Weibo (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di Weibo (kanan)

Foto kedua

Foto kedua yang menunjukkan satu mobil di tengah jalan raya terendam banjir adalah foto banjir di Singapura yang terjadi pada tahun 2018. 

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan foto itu diunggah di laporan koran Singapura, The Straits Times, pada tanggal 9 Januari 2018, di sini. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, judul laporan itu adalah: “Ratusan orang terdampak saat banjir bandang melanda Singapura bagian timur.”  

Sedangkan keterangan foto itu berbunyi: “Banjir bandang melanda sembilan wilayah di Singapura bagian timur kemarin pagi, termasuk persimpangan Upper Changi Road dan Bedok North Avenue 4.” 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times (kanan)

Foto ketiga

Pencarian gambar terbalik di Tineye menemukan foto beberapa kendaraan menerjang banjir diterbitkan di laporan The Straits Times tertanggal 18 Januari 2018 di sini. Diterjemahkan dari bahasa Inggris, judul laporan itu berbunyi: “PENGENDALIAN BANJIR $1.2M.”

Keterangan foto itu berbunyi: “Hujan lebat di Singapura menyebabkan banjir di persimpangan Upper Changi dan Bedok North Ave 4 pada tanggal 8 Januari 2018.”

Foto tersebut dikreditkan ke fotografer The Straits Times, Alvin Ho.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times tahun 2018 (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times tahun 2018 (kanan)

Foto keempat

Foto keempat yang menunjukkan seorang pria yang menjulurkan badannya dari jendela mobil telah beredar di berbagai laporan setidaknya sejak bulan November 2009.

Pencarian gambar terbalik di TinEye dan pencarian kata kunci di National Library Board, arsip nasional Singapura, menemukan foto itu diterbitkan oleh The Straits Times edisi 20 November 2009. 

Foto itu juga diterbitkan di sini di situs web untuk berbagi foto, Flickr, pada tanggal 20 November 2009. Menurut keterangan foto, foto itu diambil di Bukit Timah, sebuah distrik di Singapura bagian tengah.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times tahun 2009 (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times tahun 2009 (kanan)

Foto kelima

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan foto kelima, yang memperlihatkan sebuah mobil melalui jalan yang terendam banjir, diterbitkan di sini pada tanggal 8 Januari 2018 oleh AsiaOne, situs berita berbasis di Singapura. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, artikel itu berjudul: “Kendaraan terjebak di banjir bandang yang melanda beberapa area di Singapura”. Sedangkan, keterangan foto itu berbunyi: “Kendaraan di jalan yang terendam banjir di persimpangan Upper Changi dan Bedok North Ave 4.” 

Persimpangan tersebut bisa dilihat di sini di Google Street View.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto kelima di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AsiaOne tahun 2018 (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto kelima di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AsiaOne tahun 2018 (kanan)

Foto keenam

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan foto keenam yang menunjukkan orang-orang berdiri diatas bangku halte bus adalah foto banjir di Singapura pada tahun 2018. 

Foto itu juga diterbitkan di laporan AsiaOne pada tanggal 8 Januari 2018 ini, yang juga mempublikasikan foto kelima di unggahan menyesatkan. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto keenam di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AsiaOne tahun 2018 (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto keenam di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AsiaOne tahun 2018 (kanan)

Foto ketujuh

Foto ketujuh, yang memperlihatkan kendaraan berhenti di depan jalanan yang terendam banjir, muncul di unggahan Facebook lainnya dan sebenarnya memperlihatkan banjir di Malaysia pada tahun 2018. 

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan foto itu muncul di laporan harian Malaysia, The Star, tertanggal 25 Januari 2018 ini tentang banjir di kota Petaling Jaya sehari sebelumnya. 

Judul laporan dalam bahasa Inggris itu adalah: “Banjir bandang menimbulkan kerusakan di PJ.” 

Keterangan foto tersebut berbunyi: “Air naik: Banjir sepanjang Persiaran Surian dekat persimpangan Palm Springs di Kota Damansara.” 

Kota Damansara adalah sebuah distrik di Petaling Jaya.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto ketujuh di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di harian The Star (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto ketujuh di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di The Star (kanan)

Foto kedelapan

Foto kedelapan menunjukkan pemandangan aerial jalanan yang kebanjiran. 

Pencarian gambar terbalik di TinEye menemukan foto ini diterbitkan di blog yang berbasis di Singapura bernama MrBrown.com pada tanggal 16 Juni 2010.

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, judul artikel blog itu berbunyi: “Seseorang panggil Menteri Insiden Aneh! Orchard Road banjir!”. Artikel ini mengkreditkan foto ke pengguna Twitter @peiwenl.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto kedelapan di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto tahun 2010 di MrBrown.com (kanan):

 

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto kedelapan di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto tahun 2010 di MrBrown.com (kanan)

Foto kesembilan

Foto kesembilan yang memperlihatkan seseorang berpayung menghampiri mobil yang terendam banjir adalah foto tahun 2015, menurut pencarian gambar terbalik di Google. 

Foto itu dipublikasikan di laporan The Straits Times di sini pada tanggal 5 Desember 2015. Diterjemahkan, laporan itu berjudul: “Hujan deras menyebabkan banjir di beberapa wilayah Singapura pada Sabtu sore”. 

Keterangan foto itu berbunyi: “Mobil-mobil terlantar karena banjir di sepanjang Yio Chu Kang Road di luar Gereja St Vincent de Paul.”

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto kesembilan di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto kesembilan di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto The Straits Times (kanan)

Foto kesepuluh

Foto kesepuluh menunjukkan seorang pria berdiri diatas bangku halte bus. 

Image
Tangkapan layar foto kesepuluh di unggahan menyesatkan

Papan nama halte di foto itu bertuliskan “Upp Changi Road B10A”. Halte itu terletak di Upper Changi Road, Singapura, di sini

Foto itu mulai beredar setelah banjir melanda Singapura di bulan Juni 2020. Seperti dilansir The Straits Times pada tanggal 23 Juni 2020 di sini, Upper Changi Road adalah salah satu jalan yang terendam banjir. 

Di laman Facebooknya, The Straits Times juga mengunggah video berbeda di sini, yang memperlihatkan orang-orang berdiri di bangku halte bus yang sama saat banjir pada tanggal 23 Juni 2020.

Foto keenam di unggahan menyesatkan juga diambil di halte bus yang sama, tapi pada saat berbeda, yakni saat banjir di bulan Januari 2018.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami