
Foto tidak menunjukkan laksamana AS ditangkap Rusia di Ukraina
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 31/05/2022 pukul 06:23
- Diperbarui pada hari 31/05/2022 pukul 06:27
- Waktu baca 4 menit
- Oleh: Ladka MORTKOWITZ, AFP Republik Ceko, AFP Amerika Serikat, AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Kolase foto yang terdiri dari dua gambar itu diunggah di Twitter pada tanggal 16 Mei 2022.
Foto pertama memperlihatkan anggota militer yang berjalan di belakang seorang tentara Rusia yang mengenakan rompi dengan huruf "Z", yang merupakan simbol invasi militer Rusia di Ukraina. Salah satu anggota militer tersebut dilingkari warna merah dan diklaim menunjukkan Laksamana AS Eric Olson.
Foto kedua sepertinya menunjukkan foto resmi Olson di depan bendera AS.
Cuitannya berbunyi: "Laksamana AS Eric Olson (Komandan operasi khusus yang sangat dihormati) lahir di #Tacoma , Wa USA ditangkap di #Azovstal #Mariupol #BREAKING".

Rusia mengatakan sekitar 1.730 tentara Ukraina yang bersembunyi di pabrik baja Azovstal di Mariupol menyerahkan diri setelah dikepung oleh pasukan Rusia selama beberapa minggu, AFP melaporkan pada tanggal 19 Mei 2022.
Kolase foto yang sama dengan klaim serupa juga dibagikan lebih dari 180 kali di Facebook di sini, di sini dan di sini, serta di Twitter di sini.
Foto yang sama juga dibagikan dengan klaim dalam bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Ceko dan bahasa Slowakia.
Namun, klaim itu salah.
Laksamana (Purn) Eric Olson
Laksamana (Purn) Eric Olson adalah tentara Amerika Serikat yang pensiun tahun 2011 dan telah dianugerahi berbagai penghargaan dan tanda jasa.
Olson sebelumnya menjabat sebagai Komandan US Special Operations Command (Komando Operasi Khusus AS) dari bulan Juli 2007 hingga bulan Agustus 2011 dan merupakan anggota elit Navy SEALs.
Sebagai warga sipil, Olson memiliki jabatan akademik dan menjabat sebagai direktur di beberapa perusahaan AS seperti Under Armour dan Iridium.
Saat dihubungi AFP via LinkedIn, ia mengonfirmasi pada tanggal 24 Mei 2022 bahwa ia tidak ditangkap oleh Rusia.
"Saya pikir ini sudah sepenuhnya dibantah, tetapi sekarang, dengan menerima pesan ini, Anda tahu pasti kalau saya tidak ditangkap oleh Rusia di Ukraina, berarti sinyal ponsel di sel penjara Rusia saya sangat baik," kata Olson sambil berseloroh.
Dia menambahkan: "Tolong terima pesan ini sebagai bukti yang cukup bahwa saya tidak berada dalam tahanan Rusia."
Foto pertama
Menggunakan pencarian gambar terbalik, AFP menemukan foto pertama diterbitkan oleh Sputnik, media yang dikendalikan pemerintah Rusia, pada tanggal 14 April 2022, lebih dari satu bulan sebelum tentara Ukraina di Azovstal, Mariupol menyerah.
Diterjemahkan dari bahasa Inggris, keterangan foto itu berbunyi: "Tawanan perang Ukraina menghadiri acara untuk mengenang mereka yang terbunuh di Republik Rakyat Luhansk akibat penembakan pada tahun 2014, di Luhansk, LPR."
Luhansk, yang berjarak sekitar 300 kilometer dari Mariupol, merupakan wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina dan didukung oleh Rusia.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di situs web Sputnik (kanan):

Foto itu juga digunakan oleh kantor berita Rusia RIA Novosti dalam laporan tertanggal 14 April 2022.
Diterjemahkan dari bahasa Rusia ke bahasa Indonesia, keterangan fotonya berbunyi: "Tahanan perang Ukraina dari Garda Nasional juga dibawa ke acara tersebut".

Baik Sputnik maupun RIA Novosti mencantumkan Alexei Maishev sebagai fotografer. Tidak ada kantor berita yang menyebutkan adanya Olson atau pejuang asing lainnya di acara tersebut.
AFP menghubungi Departemen Pertahanan Rusia untuk memberikan komentar tambahan, tetapi tidak ada tanggapan.
Foto kedua
Pencarian gambar terbalik dan kata kunci menemukan foto kedua muncul dalam tulisan wawancara National Defense University Press (NDU Press) dengan Olson yang terbit di tahun 2010.
Angkatan Laut AS dinyatakan sebagai sumber foto tersebut.
Foto yang sama juga dipakai dalam laman biografi Olson di University of Notre Dame, di AS.
Berikut perbandingan tangkapan layar foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto asli di laporan NDU Press (kanan):

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami