Ini video unjuk rasa pengungsi Afganistan di Indonesia, bukan 'demo TKA Tiongkok'

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 01/02/2023 pukul 13:22
  • Diperbarui pada hari 05/02/2023 pukul 12:03
  • Waktu baca 3 menit
  • Oleh: AFP Indonesia
Satu video telah ditonton lebih dari sejuta kali setelah dibagikan dengan klaim salah bahwa tayangan itu memperlihatkan TKA Tiongkok berunjuk rasa di Indonesia. Video itu menyebar secara daring selepas bentrokan fatal di fasilitas pengolahan nikel di Morowali Utara, Sulawesi Tengah, di bulan Januari 2023. Akan tetapi, video itu sejatinya menunjukkan aksi demonstrasi pengungsi Afganistan di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, di tahun 2021.

Video itu telah ditonton lebih dari 984.000 kali setelah diunggah di sini di Facebook pada tanggal 19 Januari 2023.

Tayangan berdurasi semenit 19 detik itu memperlihatkan anggota polisi sedang berdebat dengan sekelompok orang.

"Kamu saya tangkap. Kamu melanggar aturan yang ada di Indonesia," ujar seorang aparat polisi kepada sekelompok orang tersebut.

Status Facebook itu tertulis: "Gila.. ! TKA Cina udah berani demo ! Jk demikian siapa yg harus bertanggung jawab ?"

Teks yang ditempelkan pada video tertulis: "Memangnya ini tanah Xi Jinping" -- merujuk pada presiden Tiongkok.

Lanjutnya: "Komunis TKA Cino kate nglunjak kalau perlu usir pulangkan ke negaranya".

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 27 Januari 2023

Postingan itu beredar beberapa hari setelah bentrokan di fasilitas pengolahan nikel yang didanai Tiongkok di Morowali Utara, Sulteng -- yang bermula dari unjuk rasa soal kondisi buruh -- menewaskan setidaknya satu pekerja lokal dan satu orang TKA.

Video yang sama telah ditonton lebih dari 296.000 kali setelah diunggah dengan klaim serupa di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini; juga di TikTok di sini; dan di YouTube di sini.

Namun klaim itu salah.

Kenyataannya, video itu diambil saat demo pengungsi Afganistan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada tahun 2021.

Pencarian dengan kata kunci tertentu di Google menemukan video ini, yang sebelumnya ditayangkan secara langsung di Facebook oleh Ulasan Network, media lokal di Tanjungpinang, pada tanggal 2 November 2021.

Judul postingan Ulasan itu adalah: "Live Debat Petugas Kepolisian dan Pengungsi Asal Afganistan soal Aksi Jalan Kaki".

Beberapa orang di video menyesatkan juga terlihat di video yang diabadikan oleh Ulasan.

Berikut perbandingan tangkapan layar video di unggahan sesat (kiri dan tengah) dan klip yang diunggah Ulasan (kanan) -- AFP telah menandai orang-orang yang sama:

Image
Perbandingan tangkapan layar video di unggahan sesat (kiri dan tengah) dan klip yang diunggah Ulasan (kanan)

Foto dari aksi unjuk rasa itu juga muncul di laporan berita ini, yang diterbitkan oleh Ulasan di tanggal yang sama.

Judul berita itu adalah: "Ratusan Pengungsi Afganistan di Tanjungpinang Kembali Gelar Aksi Unjuk Rasa".

Menurut laporan Ulasan, para pengungsi Afganistan melakukan aksi unjuk rasa menuntut Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) memberikan kepastian tentang resettlement mereka ke negara ketiga.

AFP berhasil menemukan lokasi demo di Google Street View:

Berikut perbandingan tangkapan layar video di unggahan sesat (kiri), video dari Ulasan (tengah) dan lokasi di Google Street View (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar video di unggahan sesat (kiri), video dari Ulasan (tengah) dan lokasi di Google Street View (kanan)

Aksi unjuk rasa pengungsi Afganistan itu juga diliput oleh sejumlah media Riau lainnya, misalnya di sini dan di sini.

AFP sebelumnya memeriksa unggahan misinformasi lainnya tentang TKA Tiongkok di Indonesia di sini dan di sini.

5 Februari 2023 Laporan ini diperbarui untuk menyelaraskan ejaan kata "Afganistan"

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami