Jokowi pidato tentang menindak pelaku perdagangan manusia, bukan mengusir pengungsi Rohingya

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 16/01/2024 pukul 09:26
  • Waktu baca 2 menit
  • Oleh: AFP Indonesia
Di tengah maraknya berita soal ratusan pengungsi Rohingya yang mendarat di pantai Aceh, beredar sebuah video di media sosial disertai klaim salah bahwa Presiden Joko Widodo memerintahkan pengusiran pengungsi Rohingya. Video yang telah ditonton ratusan ribu kali itu nyatanya menunjukkan Jokowi berjanji akan menindak pelaku perdagangan manusia yang diduga di balik datangnya gelombang pengungsi belakangan ini dan mengatakan bantuan kemanusiaan sementara akan diberikan kepada para pengungsi.

Video itu telah ditonton lebih dari 252.000 kali selepas dibagikan di TikTok di sini pada tanggal 14 December 2023.

Video berdurasi 47 detik itu mulai dengan foto Presiden Joko "Jokowi" Widodo disandingkan dengan foto perahu pengungsi Rohingya.

Tulisan yang disematkan di atas foto berbunyi: "Usir Rohingya. Inilah Tanggapan Tentang Etnis Rohingya Menurut Jokowi." 

Video itu menampilkan pidato Jokowi mengenai jumlah pengungsi Rohingya yang terus bertambah, dilengkapi dengan transkrip ucapannya di bawah video itu. 

Image
Tangkapan layar unggahan sesat, diambil pada tanggal 11 Januari 2024

Lebih dari 1.500 pengungsi Rohingya telah mendarat di pantai Aceh sejak pertengahan November 2023. Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut kedatangan ini sebagai gelombang terbesar dalam delapan tahun terakhir.

Beberapa pengungsi mengatakan mereka kabur karena tingkat kekerasan yang meningkat di kamp pengungsian di Cox's Bazar di Bangladesh, yang menampung lebih dari 1 juta pengungsi. Di sana, para pelaku kekerasan kerap menyiksa dan menculik para penduduk demi uang tebusan.

Namun, kelompok minoritas yang dipersekusi di Myanmar itu juga menghadapi penolakan dari penduduk Aceh. Bahkan dalam beberapa kasus, kapal mereka dipaksa untuk kembali ke laut. 

Video itu telah ditonton lebih dari 633.000 selepas juga dibagikan dengan klaim serupa di TikTok di sini dan di sini, dan di SnackVideo di sini dan di sini.

Per 16 Januari 2024, tidak ada laporan resmi Jokowi memerintahkan pengusiran terhadap pengungsi Rohingya ataupun tidak memberikan bantuan kemanusiaan kepada mereka. 

Pernyataan Jokowi

Pencarian kata kunci tertentu di YouTube menemukan video asli diunggah di kanal Sekretariat Presiden pada tanggal 8 Desember 2023 (tautan arsip).

Video itu berjudul: "LIVE: Ket Pers Presiden Jokowi terkait Pengungsi Rohingya di Indonesia, Istana Merdeka, 8 Des 2023."

Berikut perbandingan tangkapan layar video di unggahan sesat (kiri) dan video asli dari Sekretariat Presiden (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar video di unggahan sesat (kiri) dan video asli dari Sekretariat Presiden (kanan)

Klip dalam postingan sesat memakai bagian antara menit 1:18 dan menit 2:10 dalam video asli.

Dalam bagian tersebut, Presiden Jokowi mengatakan, "Saya memperoleh laporan mengenai pengungsi Rohingya yang semakin banyak, yang masuk ke wilayah Indonesia, terutama Provinsi Aceh.

"Terdapat dugaan kuat ada keterlibatan jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dalam arus pengungsian ini. Pemerintah Indonesia akan menindak tegas pelaku TPPO. Dan, bantuan kemanusiaan sementara kepada pengungsi akan diberikan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat lokal."

Tidak ditunjukkan dalam video di unggahan sesat adalah bagian saat Jokowi berkata: "Pemerintah Indonesia akan terus berkoordinasi dengan organisasi internasional untuk menangani masalah ini."

Transkrip pidato Jokowi itu juga dipublikasikan di situs Sekretariat Kabinet (tautan arsip).

AFP sebelumnya telah menyanggah hoaks seputar pengungsi Rohingya di Indonesia dalam laporan ini, ini dan ini

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami