Video lama serangan AS di Baghdad beredar dengan narasi salah terkait perang Afghanistan-Pakistan
- Diterbitkan pada hari 02/03/2026 pukul 06:13
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Chayanit ITTHIPONGMAETEE, AFP Thailand
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Pada tanggal 27 Februari 2026, Pakistan mengebom kota-kota besar di Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul. Namun, sebuah video yang diklaim di media sosial sebagai tayangan bentrokan bersenjata antara Afghanistan dan Pakistan sebenarnya adalah rekaman lama. Klip yang beredar itu berusia lebih dari 20 tahun dan menunjukkan pengeboman Kota Baghdad oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di awal Perang Irak tahun 2003.
"Bentrokan Bersenjata di Perbatasan Pakistan–Afghanistan," tulis keterangan postingan Facebook yang dibagikan pada 27 Februari 2026.
Klip berdurasi empat detik pada postingan menunjukkan ledakan besar yang menyinari langit sebuah kota. Tayangan beredar seiring Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mendeklarasikan "perang terbuka" melawan Afghanistan yang berada di bawah kendali Taliban (tautan arsip).
Jurnalis AFP di Kabul dan Kandahar melaporkan bahwa mereka mendengar ledakan dan jet tempur yang melintas di udara ketika pasukan Pakistan menyerang sasaran yang terkait otoritas Taliban.
Eskalasi ini terjadi setelah serangan Afghanistan ke perbatasan Pakistan dan memburuknya hubungan antar kedua negara selama beberapa bulan terakhir, termasuk bentrokan mematikan dan upaya gencatan senjata yang gagal.
Pos lintas perbatasan darat juga ditutup sejak pertempuran mematikan pada Oktober yang menewaskan lebih dari 70 orang di kedua belah pihak.
Video dengan klaim serupa juga beredar dalam bahasa Inggris, Yunani, Turki, Spanyol dan Arab.
Serangan di Baghdad
Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan potongan video yang beredar menemukan arsip rekaman berdurasi lebih panjang yang diunggah oleh stasiun penyiaran Inggris, Independent Television News (ITN), di halaman Facebook mereka pada 22 Maret 2023 (tautan arsip).
Keterangan postingan ITN menerangkan bahwa video itu menampilkan serangan udara di Baghdad pada 21 Maret 2003, ketika ratusan rudal jelajah menargetkan situs-situs pemerintah di ibu kota Irak. Serangan itu dilakukan sebagai bagian dari kampanye militer yang dipimpin AS selama invasi di Irak.
Amerika Serikat melancarkan serangan udara besar-besaran ke Irak pada 20 Maret 2003 dengan mengklaim bahwa rezim Saddam Hussein secara ilegal memiliki senjata pemusnah massal, meskipun senjata tersebut tidak pernah ditemukan (tautan arsip).
Washington memulai kampanye militer dengan strategi "shock and awe" sehari setelah serangan tersebut dengan menghujani Baghdad dengan bom. Kampanye ini dilakukan menjelang invasi darat koalisi yang dipimpin AS dan Inggris yang mengakhiri rezim Saddam Hussein dan memicu perang yang berlangsung hampir sembilan tahun.
AFP membandingkan video yang beredar dengan rekaman ITN dan mengidentifikasi elemen visual yang sama, termasuk bentuk dan posisi ledakan serta gumpalan asap.
Rekaman pengeboman di Baghdad itu sudah dipublikasikan secara luas, termasuk oleh beberapa media seperti CNN dan Getty Images (tautan arsip di sini dan sini).
Sebuah foto AFP yang diambil fotografer Ramzi Haidar juga menampilkan peristiwa saat serangan terjadi.
Sebelumnya, AFP pernah menyanggah misinformasi yang menggunakan video yang sama untuk membagikan klaim salah tentang serangan ke Israel.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami