Video lama serangan AS di Baghdad beredar dengan narasi salah terkait perang Afghanistan-Pakistan

Pada tanggal 27 Februari 2026, Pakistan mengebom kota-kota besar di Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul. Namun, sebuah video yang diklaim di media sosial sebagai tayangan bentrokan bersenjata antara Afghanistan dan Pakistan sebenarnya adalah rekaman lama. Klip yang beredar itu berusia lebih dari 20 tahun dan menunjukkan pengeboman Kota Baghdad oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di awal Perang Irak tahun 2003.

"Bentrokan Bersenjata di Perbatasan Pakistan–Afghanistan," tulis keterangan postingan Facebook yang dibagikan pada 27 Februari 2026. 

Klip berdurasi empat detik pada postingan menunjukkan ledakan besar yang menyinari langit sebuah kota. Tayangan beredar seiring Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mendeklarasikan "perang terbuka" melawan Afghanistan yang berada di bawah kendali Taliban (tautan arsip).

Image
Tangkapan layar postingan salah, diambil pada 27 Februari 2026, dengan tanda silang merah yang ditambahkan oleh AFP

Jurnalis AFP di Kabul dan Kandahar melaporkan bahwa mereka mendengar ledakan dan jet tempur yang melintas di udara ketika pasukan Pakistan menyerang sasaran yang terkait otoritas Taliban.

Eskalasi ini terjadi setelah serangan Afghanistan ke perbatasan Pakistan dan memburuknya hubungan antar kedua negara selama beberapa bulan terakhir, termasuk bentrokan mematikan dan upaya gencatan senjata yang gagal.

Pos lintas perbatasan darat juga ditutup sejak pertempuran mematikan pada Oktober yang menewaskan lebih dari 70 orang di kedua belah pihak.

Video dengan klaim serupa juga beredar dalam bahasa Inggris, Yunani, TurkiSpanyol dan Arab.

Serangan di Baghdad 

Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan potongan video yang beredar menemukan arsip rekaman berdurasi lebih panjang yang diunggah oleh stasiun penyiaran Inggris, Independent Television News (ITN), di halaman Facebook mereka pada 22 Maret 2023 (tautan arsip).

Keterangan postingan ITN menerangkan bahwa video itu menampilkan serangan udara di Baghdad pada 21 Maret 2003, ketika ratusan rudal jelajah menargetkan situs-situs pemerintah di ibu kota Irak. Serangan itu dilakukan sebagai bagian dari kampanye militer yang dipimpin AS selama invasi di Irak.

Amerika Serikat melancarkan serangan udara besar-besaran ke Irak pada 20 Maret 2003 dengan mengklaim bahwa rezim Saddam Hussein secara ilegal memiliki senjata pemusnah massal, meskipun senjata tersebut tidak pernah ditemukan (tautan arsip).

Washington memulai kampanye militer dengan strategi "shock and awe" sehari setelah serangan tersebut dengan menghujani Baghdad dengan bom. Kampanye ini dilakukan menjelang invasi darat koalisi yang dipimpin AS dan Inggris yang mengakhiri rezim Saddam Hussein dan memicu perang yang berlangsung hampir sembilan tahun.

AFP membandingkan video yang beredar dengan rekaman ITN dan mengidentifikasi elemen visual yang sama, termasuk bentuk dan posisi ledakan serta gumpalan asap.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan rekaman ITN (kanan), dengan elemen-elemen yang sama telah ditandai oleh AFP

Rekaman pengeboman di Baghdad itu sudah dipublikasikan secara luas, termasuk oleh beberapa media seperti CNN dan Getty Images (tautan arsip di sini dan sini).

Sebuah foto AFP yang diambil fotografer Ramzi Haidar juga menampilkan peristiwa saat serangan terjadi.

Image
Asap menyelimuti kompleks istana kepresidenan di Baghdad pada 21 Maret 2003 saat serangan udara besar-besaran yang dilakukan AS terhadap ibu kota Irak itu. Menurut koresponden AFP, asap tampak mengepul dari sejumlah lokasi yang menjadi sasaran, termasuk dari salah satu istana Presiden Saddam Hussein. FOTO AFP/Ramzi HAIDAR (AFP / RAMZI HAIDAR)

Sebelumnya, AFP pernah menyanggah misinformasi yang menggunakan video yang sama untuk membagikan klaim salah tentang serangan ke Israel.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami