Video ledakan di Tiongkok dibagikan dengan klaim salah serangan Iran di Tel Aviv
- Diterbitkan pada hari 05/03/2026 pukul 07:37
- Waktu baca 1 menit
- Oleh: AFP Amerika Serikat
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Iran meluncurkan misil ke Israel sebagai pembalasan atas serangan skala besar Amerika Serikat (AS)-Israel yang menewaskan pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Bertepatan dengan aksi Tehran tersebut, postingan media sosial membagikan video dengan klaim salah ledakan gudang amunisi di Kota Tel Aviv. Tetapi, klip itu sebenarnya diambil saat terjadi ledakan bahan kimia di Tianjin, Tiongkok, pada tahun 2015.
"Ledakan dahsyat guncang jantung Israel. Gudang amunisi meledak. Warga Tel Aviv selamatkan diri," tulis keterangan postingan di TikTok tanggal 2 Maret 2026.
Klip yang disertakan pada postingan menunjukkan ledakan dahsyat dengan bola api besar di daerah perkotaan.
Postingan lain di TikTok mengklaim bahwa ledakan tersebut merupakan dampak serangan balasan Iran ke Tel Aviv.
AS dan Israel melakukan gempuran di Tehran pada 28 Februari, yang kemudian memicu perang yang berkembang dengan cepat (tautan arsip). Serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamanei, tersebut berlanjut beberapa hari selanjutnya dengan serangan udara dan rudal.
Militer Iran merespon dengan serangan misil dan drone yang diarahkan ke kantor kedutaan besar dan markas militer Amerika Serikat. Iran juga menyerang Israel dengan menyasar situs keamanan dan militer di Haifa, Yerusalem timur, dan Tel Aviv, menurut pernyataan dari Garda Revolusi Iran (tautan arsip).
Namun, rekaman ledakan yang beredar di media sosial tersebut tidak memperlihatkan serangan Iran ke Tel Aviv.
Pencarian gambar terbalik menemukan laporan tentang ledakan industri tahun 2015 di Tianjin, Tiongkok (tautan arsip). Pada saat itu, BBC menerbitkan klip yang berasal dari saksi di tempat kejadian, dan melaporkan bahwa sebuah gudang di kota tersebut yang berisi bahan peledak terbakar dan meledak (tautan arsip).
AFP juga memuat video kejadian dari sudut pengambilan gambar yang berbeda (tautan arsip). Ledakan tersebut menewaskan 17 orang dan ratusan orang luka-luka (tautan arsip).
Insiden Tianjin seringkali dibagikan dengan konteks salah. Misalnya, video itu pernah dibagikan sebagai rekaman di Ukraina saat invasi Rusia pada tahun 2022.
Laporan terbaru dari Al Jazeera dan CNN yang meliput dampak serangan balasan Iran di Tel Aviv pada 28 Februari 2026 menunjukkan bangunan-bangunan yang runtuh dan kobaran api, tetapi tidak ada bola api besar seperti pada rekaman Tianjin (tautan arsip di sini dan sini).
AFP telah membantah misinformasi lainnya terkait konflik di Timur Tengah di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami