Rekaman selebrasi fans sepak bola Aljazair dibagikan secara salah sebagai dampak serangan Iran ke Tel Aviv

Iran telah melancarkan serangan balasan berupa rudal dan drone ke Israel setelah gempuran udara Amerika Serikat (AS) dan Israel menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, video di media sosial yang memperlihatkan kumpulan suar yang berjatuhan dari langit berwarna merah tidak terkait dengan konflik di Timur Tengah. Klip yang pernah digunakan dalam berbagai misinformasi tersebut sebenarnya adalah rekaman kembang api di Aljazair saat perayaan penggemar sepak bola pada tahun 2024.

"Negara Israel jadi lautan api neraka," tulis keterangan pada postingan TikTok tertanggal 6 Maret 2026 tersebut.

Postingan itu berisi dua klip yang menunjukkan suar-suar berwarna merah menerangi langit malam.

Rekaman tersebut dilihat jutaan kali setelah ikut beredar dalam postingan lainnya di TikTok dan juga dalam bahasa Inggris.

Image
Tangkapan layar dari video di postingan salah, diambil pada 10 Maret 2026, dengan tanda X merah yang ditambahkan oleh AFP

AS dan Israel memicu perang dengan Iran pada 28 Februari dengan serangan yang menewaskan tokoh paling berkuasa Iran, Khamenei, yang telah menguasai republik Islam itu sejak 1989 (tautan arsip di sini dan di sini). Serangan balasan oleh Tehran antara lain menargetkan Yerusalem, Tel Aviv, dan Haifa, diikuti dengan kelompok Hizbullah yang turut menyerang Israel dari Lebanon (tautan arsip)

Namun, video yang beredar itu tidak terkait dengan perang Iran melawan AS-Israel. 

Perayaan sepak bola

Pencarian gambar terbalik mengungkap bahwa klip pertama dari video kompilasi tersebut adalah rekaman yang telah beredar di YouTube sejak 9 Agustus 2024 yang ditayangkan dalam mode terbalik (tautan arsip).

Klip pertama tersebut menampikan seorang pria dengan baju berwarna hijau sedang merekam dengan gawainya, serta ada sebuah mobil berwarna putih dan jam di sebuah tiang di tengah jalanan. Cuplikan ini terlihat juga pada video YouTube yang beredar pada 9 Agustus 2024.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video salah (kiri) dan video YouTube (kanan), dengan bagian yang sama ditandai oleh AFP

Keterangan dalam bahasa Inggris pada video YouTube itu berbunyi: "Perayaan 103 tahun oleh penggemar-penggemar Mouloudia."

Klub sepak bola asal Aljazair, Mouloudia Club d'Alger, merayakan peringatan hari jadi mereka yang ke-103 pada Agustus 2024 (tautan arsip). Tim tersebut memublikasikan video yang menampilkan pertunjukan kembang api besar-besaran berwarna merah di ibu kota Aljazair untuk menandai acara tersebut (tautan arsip).

Pencarian kata kunci juga menemukan rekaman serupa dalam berbagai laporan terkait perayaan hari jadi klub Aljazair tersebut (tautan arsip di sini dan sini).

Pada Oktober 2024, AFP pernah menyanggah postingan lain yang memakai video tersebut untuk menyebarkan misinformasi terkait perang antara Israel dan Hizbullah.

Pencarian gambar terbalik lainnya menemukan bahwa video kedua berasal dari unggahan YouTube pada 24 Agustus 2024 (tautan arsip). Keterangan pada video berbunyi: "Perayaan ulang tahun ke-103 Mouloudia Club d'Alger (MCA) ditandai dengan pertunjukan kembang api yang menakjubkan di Aljazair."

Lokasi di video kedua cocok dengan terminal feri Aljazair jika dilihat dari tampilan Google Street View (tautan arsip).

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video salah (kiri) dan video YouTube (kanan), dengan bagian yang sama ditandai oleh AFP

Artikel pemeriksaan fakta AFP yang menyanggah berbagai misinformasi terkait dengan perang di Timur Tengah bisa dibaca di sini.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami