Video buatan AI dan sebuah video lama diklaim salah sebagai serangan Iran ke kapal induk AS
- Diterbitkan pada hari 23/03/2026 pukul 07:00
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Jeff LI, AFP Hongkong
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Iran mengklaim telah menyerang kapal induk Amerika Serikat (AS) dengan drone sebagai aksi balasan atas serangan koalisi AS-Israel pada akhir Februari yang menyebabkan perang di wilayah Timur Tengah. Namun, dua video yang beredar di media sosial tidak memperlihatkan kerusakan yang diklaim terjadi di USS Abraham Lincoln. AS menyatakan bahwa kapal mereka tidak terdampak serangan Iran -- salah satu video tersebut juga merupakan buatan AI, sedangkan video lainnya menunjukkan kebakaran di kapal perang AS pada 2020.
"Kapal perusak rudal milik AS hangus terbakar seperti kobaran api kemarahan Iran," bunyi tulisan yang ditempelkan pada postingan TikTok tertanggal 8 Maret 2026 tersebut.
"Rekaman menunjukkan kondisi USS Abraham Lincoln yang hangus dilalap api," lanjut keterangan pada video.
Postingan serupa turut membagikan dua klip tersebut dengan klaim yang mirip di media sosial dalam berbagai bahasa seiring Iran menyatakan telah menghantam kapal induk USS Abraham Lincoln setelah aksi militer koalisi gabungan AS dan Israel menyasar republik Islam tersebut pada 28 Februari (tautan arsip di sini dan sini).
AS mempunyai dua kapal induk di Timur Tengah yang turut ambil bagian dalam perang di sana. Mereka telah membantah bahwa kapal induknya terkena serangan.
Pusat Komando AS -- yang bertanggung jawab dengan pasukan AS di Timur Tengah -- membagikan foto-foto kapal induk AS di akun resmi X milik mereka pada 1 dan 7 Maret, dengan keterangan bahwa rudal-rudal Iran "bahkan tidak mengenai sasaran" (tautan arsip di sini dan sini).
Pencarian gambar terbalik menggunakan potongan gambar pada video salah menemukan kecocokan dengan postingan Instagram pada 27 Agustus 2025 dengan keterangan bahwa unggahan itu dibuat dengan AI (tautan arsip).
"Aku hanya melakukan eksperimen untuk membuat rekaman yang tidak terbayangkan yang terlihat seperti bencana nyata, tetapi semuanya dibuat dengan AI," tulis keterangan pada postingan.
Keterangan pada laman profil akun tersebut menyatakan bahwa ia membuat "karakter-karakter dan suara-suara AI" dan secara rutin membagikan video kecelakaan dan bencana yang dibuat dengan AI (tautan arsip).
Pemilik akun juga menyatakan pada AFP bahwa video yang ia buat menggunakan teknologi AI milik Google dengan model Veo 2.
Pencarian terpisah di Google juga menemukan bahwa klip kedua pada postingan salah sebenarnya merupakan hasil potongan video dari akun YouTube resmi milik Angkatan Laut AS dan memperlihatkan kebakaran pada kapal serbu amfibi USS Bonhomme Richard pada 12 Juli 2020 (tautan arsip).
Keterangan pada deskripsi video menyatakan bahwa kebakaran terjadi saat kapal sedang berlabuh di Pangkalan Angkatan Laut San Diego.
Stasiun televisi lokal AS, CBS 8 San Diego memublikasikan rekaman dari kapal dengan sudut pengambilan gambar yang serupa pada 18 Juli 2020 setelah api dipadamkan (tautan arsip).
AFP melaporkan bahwa setahun setelahnya, seorang kru kapal perang tersebut dituduh sebagai penyebab kebakaran yang yang menyebabkan 17 pelaut dan empat warga sipil terluka. Angkatan laut telah merencanakan untuk memperbaiki kapal, tetapi kerusakannya sangat parah sehingga harus dibuang pada awal tahun 2021 (tautan arsip).
AFP telah membantah berbagai misinformasi terkait Iran di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami