Foto kebakaran gudang di Korea Selatan diklaim sebagai serangan ke kapal perang Iran

  • Diterbitkan pada hari 19/03/2026 pukul 08:45
  • Waktu baca 2 menit
  • Oleh: AFP Indonesia

Serangan torpedo Amerika Serikat (AS) menenggelamkan sebuah kapal perang milik Iran di Samudra Hindia pada 4 Maret lalu hingga menewaskan puluhan pelaut. Namun, foto kebakaran besar yang beredar di media sosial tidak ada kaitannya dengan perang Iran. Gambar tersebut sebenarnya menunjukkan kebakaran di sebuah pusat logistik di Korea Selatan pada November 2025.

"Kapal perang Iran dilalap api saat rudal Tomahawk dan jet siluman milik AS menghancurkan angkatan laut rezim dalam serangan dahsyat," tulis postingan Facebook yang diunggah pada 5 Maret 2026.

Foto dalam unggahan tersebut menunjukkan asap tebal berwarna hitam yang membumbung tinggi dari sebuah bangunan yang terbakar. 

Image
Tangkapan layar postingan salah, diambil pada 13 Maret 2026, dengan tanda silang merah telah ditambahkan oleh AFP

Gambar dengan klaim yang sama juga beredar dalam postingan lain di Facebook setelah serangan gabungan AS-Israel menggempur Iran pada 28 Februari dan memicu perang yang meluas di wilayah Timur Tengah dalam tiga minggu terakhir (tautan arsip). 

Pada 4 Maret, sebuah kapal selam AS menembakkan torpedo ke kapal perang Iran yang bernama IRIS Dena di perairan internasional di lepas pantai Sri Lanka dan menewaskan sedikitnya 84 pelaut (tautan arsip).

IRIS Dena adalah satu dari tiga kapal yang ikut dalam latihan angkatan laut yang diselenggarakan India di lepas pantai Visakhapatnam ketika Amerika Serikat dan Israel mulai membombardir Iran (tautan arsip).

Namun, foto yang beredar itu tak ada hubungannya dengan perang yang sedang berlangsung.

Sebuah pencarian gambar terbalik di Google menemukan bahwa foto yang sama pernah muncul dalam laporan tentang kebakaran di sebuah fasilitas logistik di Provinsi Chungcheong Selatan di Korea Selatan yang diterbitkan portal berita daring bernama Newspatch pada 15 November 2025 (tautan arsip).

Laporan tersebut menyatakan bahwa kebakaran di gudang logistik E-Land yang berisi pakaian dan sepatu berhasil dikendalikan setelah sekitar sembilan jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Jaringan berita yang berbasis di Singapura CNA juga mengunggah video menampilan kebakaran yang sama dalam sebuah postingan di halaman Facebook resmi mereka pada 17 November 2025 (tautan arsip).

Image
Perbandingan tangkapan layar postingan salah (kiri) dan foto dari laporan Newspatch yang diterbitkan pada 2025 (kanan)

Bangunan pusat logistik itu dapat dilihat dalam tampilan Naver Maps street view Kota Cheonan di Provinsi Chungcheong Selatan (tautan arsip).

Image
Perbandingan tangkapan layar dari postingan salah (kiri) dan tampilan dari Naver Maps street view dengan elemen sama yang telah ditandai oleh AFP (kanan)

Sebelumnya, AFP telah menyanggah berbagai misinformasi lain terkait perang di Timur Tengah.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami