Video kebakaran kapal minyak diklaim secara salah sebagai serangan Iran ke kapal induk AS

Iran sebelumnya mengeklaim pihaknya telah menyerang kapal induk Amerika Serikat (AS) menggunakan pesawat nirawak sebagai balasan atas gempuran koalisi AS dan Israel pada akhir Februari. Namun, sebuah video yang diklaim di media sosial memperlihatkan serangan Iran ke kapal induk AS di Teluk Persia sebenarnya adalah rekaman serangan ke dua kapal minyak berbendera Malta dan Kepulauan Marshall. 

"Iran melancarkan serangan terhadap kapal induk AS di Teluk Persia sebagai balasan atas penyitaan kapal tanker Iran," tulis teks pada video Facebook yang diunggah pada 21 April, 2026.

Video pada postingan menunjukkan sebuah kapal yang mengalami kebakaran hebat.

Image
Tangkapan layar video di postingan salah, diambil pada 23 April 2026, dengan tanda X merah ditambahkan oleh AFP

Menyusul serangan AS-Israel ke Iran pada tanggal 28 Februari 2026, Tehran meluncurkan rudal ke Israel dan sejumlah titik di negara-negara Teluk. Iran juga telah beberapa kali mengklaim bahwa rudal mereka berhasil mengenai kapal induk AS, USS Abraham Lincoln, tetapi klaim-klaim ini dibantah oleh Washington (tautan arsip di sini dan di sini).

Video dengan klaim serangan Iran ke kapal induk AS tersebut beredar di bulan April setelah AS dan Iran menyetujui gencatan senjata selama dua minggu pada 8 April, sembari kedua negara berunding untuk mengakhiri perang di Timur Tengah (tautan arsip). 

Namun, perundingan damai yang berlangsung selama 21 jam antara kedua negara di Islamabad, ibu kota Pakistan, gagal menemukan titik temu (tautan arsip).

Pada 21 April, Presiden AS Donald Trump memperpanjang masa gencatan senjata untuk memberi waktu kepada Iran untuk bernegosiasi (tautan arsip). Trump juga mengatakan bahwa blokade Angkatan Laut AS atas Selat Hormuz masih terus diberlakukan. Blokade militer AS ini mulai berlangsung sejak gagalnya negosiasi damai di Pakistan. 

Video dengan klaim yang sama juga beredar di Instagram dan dalam bahasa Tiongkok di WeiboX, dan Douyin  

Namun, rekaman tersebut tidak menunjukkan serangan Iran ke kapal induk AS.

Pencarian gambar terbalik dengan menggunakan potongan video di postingan salah menemukan akun Instagram bernama "shipspotter_hayriray" yang membagikan klip tersebut pada 13 Maret (tautan arsip).

Pemilik akun yang menyebut dirinya sebagai pemantau dan analis kapal independen itu mengatakan bahwa klip tersebut memperlihatkan dua kapal tanker minyak — ZEFYROS berbendera Malta dan SAFESEA VISHNU -- yang berlayar dengan bendera Kepulauan Marshall.

Akun Instagram itu memberikan kredit video kepada seorang kru kapal asal Irak bernama Alaa Albayaty, yang membagikan klip sama di akun Instagramnya pada 13 Maret (tautan arsip). AFP sudah menghubunginya namun tidak mendapatkan respons. 

AFP sebelumnya melaporkan bahwa serangan terhadap dua kapal tanker minyak di lepas pantai Irak menewaskan sedikitnya seorang kru kapal berkewarganegaraan India (tautan arsip). Iran mengatakan bahwa mereka berada di balik serangan terhadap SAFESEA VISHNU, yang mereka klaim sebagai kapal milik AS, namun mereka tidak berkomentar tentang kapal yang kedua.

Pencarian gambar terbalik juga menemukan video serupa dari berbagai kantor media yang menunjukkan ledakan dan api yang membakar kedua kapal tersebut (tautan arsip di sini dan sini).

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan rekaman peristiwa sama yang diunggah di Euronews (kanan), dengan visual serupa ditandai oleh AFP

Selain itu, foto kapal ZEFYROS yang dipublikasikan oleh Reuters menunjukkan tiang depan berwarna merah yang yang terlihat dalam postingan salah sama dengan kapal berbendera Malta tersebut (tautan arsip).

AFP juga telah membantah berbagai misinformasi terkait perang di Timur Tengah di sini.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami