Ini video kebakaran di kota Ajman tahun 2020, bukan rekaman serangan Iran ke bandara Dubai

Serangan misil dan drone Iran ke Uni Emirat Arab (UEA) telah beberapa kali menyebabkan gangguan penerbangan di bandar udara Dubai. Namun, video kebakaran yang diklaim menunjukkan bandara internasional itu dilalap api setelah serangan Iran adalah klaim yang keliru. Faktanya, rekaman tersebut menunjukkan kebakaran besar yang menghanguskan sebuah pasar di Ajman, sebuah kota di UEA, pada tahun 2020.

"Senin, 16 Maret 2026, sebuah drone Iran mengenai tangki bahan bakar di dekat Bandara Internasional Dubai, menyebabkan kebakaran. Untungnya, tidak ada korban luka, tapi beberapa penerbangan sempat ditunda sementara sebelum kembali normal," tulis postingan TikTok yang diunggah pada 17 Maret 2026.

Image
Tangkapan layar postingan salah, diambil pada 24 Maret 2026, dengan tanda silang merah ditambahkan oleh AFP

Video sama dengan klaim serupa juga dibagikan dalam bahasa Hindi, Spanyol, dan Inggris.

Postingan-postingan tersebut mulai beredar setelah otoritas UEA pada 16 Maret untuk sementara waktu menghentikan penerbangan di bandara Dubai, salah satu pusat lalu lintas udara paling sibuk di dunia, setelah sebuah "insiden terkait drone" memicu kebakaran tangki bahan bakar di dekatnya (tautan arsip di sini dan sini). Video AFP merekam saat asap tebal berwarna hitam terlihat membumbung tinggi dari arah bandara. 

(AFPTV / AFPTV STRINGER)

Tehran telah menembakkan lebih dari 1.900 misil dan drone ke UAE sejak serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran memicu perang di Timur Tengah pada akhir Februari lalu (tautan arsip). Serangan-serangan itu telah menambah tekanan ekonomi terhadap negara kaya minyak tersebut dan mengganggu penerbangan komersial karena beberapa serangan menargetkan bandara Dubai (tautan arsip di sini dan sini).

Namun, video yang tersebut tak berhubungan dengan serangan Iran ke bandara di Uni Emirat Arab.

Pencarian gambar terbalik menemukan klip yang sama pernah diunggah di Facebook pada 6 August 2020 dalam sebuah postingan berbahasa Nepal yang menjelaskan tentang sebuah kebakaran di Ajman, sebuah kota di pesisir barat UAE (tautan arsip).

Menurut laporan yang diterbitkan oleh Gulf News, sebuah media berbahasa Inggris yang berbasis di Dubai, kebakaran itu terjadi di sebuah pasar pada 5 Agustus, dan menghancurkan hingga 125 toko (tautan arsip di sini dan sini). Gulf News melaporkan bahwa saat kebakaran terjadi pasar tersebut sedang ditutup sebagai langkah pengamanan Covid-19, dan tidak ada korban yang dilaporkan.

Selain itu, AFP juga berhasil melakukan geolokasi dengan menggunakan Google Street View terhadap pasar dan bangunan lain yang tampak dalam postingan (tautan arsip di sini dan sini).

Image
Tangkapan layar dari Facebook yang diambil pada 18 Maret 2026, dengan elemen-elemen serupa telah ditandai oleh AFP
Image
Tangkapan layar dari Google Street View yang diambil pada 18 Maret 2026, dengan elemen-elemen serupa telah ditandai oleh AFP
Image
Tangkapan layar dari Facebook yang diambil pada 18 Maret 2026, dengan elemen-elemen serupa telah ditandai oleh AFP
Image
Tangkapan layar dari Google Street View yang diambil pada 18 Maret 2026, dengan elemen-elemen serupa telah ditandai oleh AFP

Video-video lain yang dibagikan dalam artikel-artikel Gulf News -- dan beberapa potongan video yang diunggah ke media sosial -- juga menunjukkan kebakaran di bangunan komersil yang sama (tautan arsip di sini, sini, sini dan sini).

AFP juga telah menuliskan laporan sanggahan lain tentang misinformasi yang beredar terkait perang di Timur Tengah. 

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami