Video ini telah beredar sebelum dugaan peretasan email Direktur FBI Kash Patel
- Diterbitkan pada hari 31/03/2026 pukul 10:16
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Bill MCCARTHY, AFP Amerika Serikat
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Sebuah kelompok yang terafiliasi dengan Iran mengeklaim pihaknya berhasil meretas akun email Direktur Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI), Kash Patel, dan memublikasikan sejumlah materi pribadi sang direktur secara daring. Namun, sebuah video yang diklaim menunjukkan Patel tengah menari merupakan rekaman lama dari tahun 2020 dan tidak terkait dengan materi Patel yang dibocorkan ke publik.
"Hacker Iran mempermalukan Kepala FBI Amerika, membajak isi Email dan menyebarkan video pribadi berjoget ria melehoy," tulis teks yang ditempelkan pada video yang diunggah di Instagram pada 30 Maret 2026.
"FBI langsung merespons keras. Diumumkan hadiah hingga Rp170 miliar bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi akurat tentang identitas dan lokasi hacker tersebut," tulis sebagian keterangan pada postingan.
Postingan yang sama juga beredar di TikTok, Facebook dan X dengan klaim serupa bahwa hacker asal Iran berhasil mempermalukan direktur FBI tersebut. Video tersebut juga beredar dengan klaim yang mirip dalam bahasa Arab, Inggris, dan Prancis.
Rekaman tersebut dibagikan setelah kelompok hacker pro-Iran bernama Handala Hack Team mengeklaim pada 27 Maret bahwa mereka berhasil mengakses akun email milik Patel dan menyebarkan sejumlah foto pribadi dan konten lainnya secara daring (tautan arsip).
FBI mengonfirmasi bahwa "aktor jahat" telah menyasar informasi akun email pribadi milik Patel dan mengatakan pihaknya "telah mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memitigasi potensi risiko yang muncul akibat kejadian ini."
Foto-foto pribadi Patel adalah materi yang disebarkan secara daring, termasuk foto dirinya saat merokok cerutu dan berpose dengan sebuah mobil antik.
Namun, rekaman pria yang tengah berjoget dengan latar lagu Bollywood tersebut bukanlah Patel.
Pencarian gambar terbalik mengungkap bahwa rekaman tersebut telah beredar setidaknya sejak Juli 2020, dan salah satu postingan paling awal yang membagikannya di YouTube menyebutkan bahwa pria itu menari diiringi lagu "Sun Sahiba Sun" milik penyanyi India Lata Mangeshkar (tautan arsip di sini, sini, sini, sini dan di sini). Lagu tersebut muncul dalam film drama romantis Bollywood berjudul "Ram Teri Ganga Maili" (tautan arsip).
Menurut ringkasan film yang beredar online, "Ram Teri Ganga Maili" bercerita tentang perjalanan seorang perempuan untuk bertemu kembali dengan suaminya setelah sang suami pulang ke rumah keluarganya (tautan arsip di sini dan sini).
Pria di dalam rekaman yang beredar luas itu menirukan koreografi salah satu adegan menari dalam film tersebut. Adegan tersebut menampilkan karakter yang dimainkan aktris Mandakini yang menari diiringi lagu "Sun Sahiba Sun" (tautan arsip).
Klip tersebut sempat beredar kembali pada 2022 dengan tidak menyebut nama Patel, yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kementerian Pertahanan pada masa pemerintahan Presiden Donald Trump dari November 2020 hingga Januari 2021 (tautan arsip).
AFP telah menyanggah misinformasi lainnya terkait perang di Timur Tengah di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami