Ini video serangan Iran di Bahrain, bukan kantor Citibank di Dubai
- Diterbitkan pada hari 03/04/2026 pukul 08:26
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Grace MOON, AFP Korea Selatan
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Negara-negara Teluk menjadi sasaran serangan Iran yang membalas gempuran Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari. Namun, video yang beredar di media sosial tidak menunjukkan kantor bank AS, Citibank, di Uni Emirat Arab (UEA) terkena serangan rudal Iran seperti yang diklaim sejumlah postingan. Rekaman tersebut memperlihatkan sebuah gedung hunian di Bahrain. Pihak Citibank juga menyanggah klaim kerusakan pada kantor mereka.
"Iran menyerang kantor Citibank di Dubai. Citibank adalah salah satu lembaga keuangan AS terbesar yang beroperasi di Teluk," tulis keterangan video yang diunggah di Facebook pada pada 15 Maret 2026.
Video menunjukkan rudal menghantam sebuah bangunan tinggi yang menyebabkan ledakan serta kebakaran di lantai atas gedung tersebut.
Video dengan klaim serupa juga menyebar dalam berbagai bahasa termasuk Korea, Inggris, Urdu dan Hindi.
Pencarian menggunakan kata kunci menemukan bahwa video tersebut pernah diunggah oleh media Iran, Press TV, di X pada 14 Maret.
Video dengan klaim terkait serangan ke kantor Citibank ini beredar saat Iran mulai membombardir aset-aset milik AS dan infrastruktur sipil di negara-negara Teluk, termasuk bangunan-bangunan penting, bandara, pelabuhan, dan fasilitas minyak. Serangan Iran ini ditujukan untuk membalas aksi militer AS dan Israel yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi mereka.
Menurut laporan AFP pada 19 Maret, Iran telah menembakkan lebih dari 1.900 rudal dan drone ke UEA -- angka ini lebih banyak dari yang mereka luncurkan ke negara-negara Teluk lainnya sejak perang dimulai (tautan arsip).
Induk dari Citibank, Citi, serta firma konsultan Deloitte, PwC, dan perusahaan lainnya di Dubai menutup kantor-kantor mereka atau meminta karyawan mereka untuk menjauh dari pusat kota Dubai (tautan arsip).
Namun, video yang beredar itu tidak menunjukkan serangan Iran ke kantor Citibank di Dubai. Dalam pernyataan resmi pada 14 Maret, pihak Citi menyatakan bahwa informasi perihal kerusakan pada kantor-kantor cabang mereka di Dubai tidaklah benar (tautan arsip).
Gedung di Bahrain
Penelusuran menggunakan metode pencarian gambar terbalik di Google menemukan video sama dengan kualitas gambar yang lebih baik diunggah oleh Euronews di Facebook pada 1 Maret (tautan arsip).
"Gedung hunian menjadi sasaran di ibu kota Bahrain, Manama," demikian bunyi keterangan postingan tersebut.
Pada 1 Maret 2026, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan bahwa tiga gedung hunian di sekitar Manama, ibu kota negara itu, mengalami kerusakan karena serangan drone dan serpihan dari sebuah rudal yang berhasil dicegat, seiring serangan Iran di kawasan Teluk sebagai respon terhadap ofensif AS dan Israel (tautan arsip).
Jika diperhatikan lebih saksama, pada bangunan yang terkena serangan dalam cuplikan Euronews tampak tulisan "Era" pada fasadnya.
Di dalam foto-foto pasca-serangan yang didokumentasikan AFP, tampak juga kata yang sama di bagian atas bangunan yang rusak.
Pencarian kata kunci lebih lanjut menemukan situs resmi milik Era View Tower di Manama, Bahrain (tautan arsip). Bentuk bangunan mereka juga sama dengan gambar pada Google Street View yang menampilkan pemandangan kota Manama (tautan arsip).
AFP telah membantah berbagai misinformasi terkait perang di Timur Tengah di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami