Video ini memperlihatkan Ronaldo tidak bersalaman dengan Platini, mantan bintang dan eksekutif sepak bola Prancis

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video telah disaksikan jutaan kali di TikTok, Facebook, YouTube, dan Twitter bersamaan dengan klaim yang menyatakan klip tersebut memperlihatkan Cristiano Ronaldo menolak berjabat tangan dengan presiden Israel. Unggahan itu mengklaim hal itu terjadi karena bintang sepak bola asal Portugal itu mendukung Palestina muslim semasa konflik Israel-Palestina. Namun klaim itu salah. Video tersebut sebetulnya memperlihatkan Ronaldo tidak berjabat tangan dengan Michel Platini, presiden Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) saat itu. Rekaman itu diambil seusai Real Madrid, klub Ronaldo saat itu, menang pertandingan final FIFA Club World Cup pada tahun 2014.

Video itu diunggah pada tanggal 16 Mei 2021 di YouTube di sini dan telah ditonton lebih dari 25.000 kali.

Tangkapan layar dari unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 1 Juli 2021 ( Yenni KWOK)

Judul unggahan itu berbunyi: “Viral | Christiano ronaldo tidak mau berjabat tangan dengan presiden israel.”

Teks yang terpampang pada klip tersebut berbunyi: “Cristiano Ronaldo tidak ingin berjabat tangan dengan presiden Israel karena dia mendukung umat Muslim.

“Jiwa TOLERANSI NYA sangat tinggi, Mendukung PALESTINA tidak Harus MUSLIM.”

Klip tersebut beredar di tengah eskalasi konflik antara Israel dan Hamas pada bulan Mei 2021, seperti yang telah dilaporkan AFP di sini dan di sini.

Rekaman video itu telah ditonton lebih dari 23,800 kali setelah diunggah dengan klaim serupa di Facebook di sini, di sini dan di sini; serta di Twitter di sini.

Klip itu telah ditonton lebih dari 9,6 juta kali setelah muncul dengan klaim mirip dalam bahasa Inggris di TikTok di sini, di Facebook di sini dan di YouTube di sini.

Namun klaim tersebut salah.

Sebuah pencarian gambar terbalik di Google, diikuti pencarian kata kunci, menemukan video ini, yang muncul pada laporan yang diterbitkan tabloid Inggris, The Daily Mirror pada tanggal 22 Desember 2014.

Judul tersebut berbunyi: “Apakah Cristiano Ronaldo MENGHINA Michel Platini pada final FIFA Club World Cup di Maroko?”

Tiga paragraf pertama tersebut bertuliskan: “Apakah ini momen di mana Cristiano Ronaldo dengan sengaja mengabaikan presiden UEFA Michel Platini pada final FIFA Club World Cup?

“Jimat Real Madrid itu terlihat berjalan melewati Platini setelah mendapatkan medalinya usai kemenangan Real Madrid 2-0 atas San Lorenzo untuk menjadi juara dunia pertama kalinya dalam sejarah mereka.

“Usai berjabat tangan dengan Sepp Blatter dari FIFA, ia langsung berjalan melewati Platini, yang tengah berada dalam proses memberikan selamat kepada Carlo Ancelotti, manajer Real Madrid.”

Platini merupakan mantan bintang sepak bola asal Prancis yang sempat menjadi presiden Uni Sepak Bola Eropa (UEFA) dari tahun 2007 hingga 2016.

Foto-foto Platini yang diambil AFP dapat dilihat di sini dan di sini.

Berikut adalah perbandingan tangkapan layar klip tersebut dalam unggahan menyesatkan (kiri) dan video The Daily Mirror (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara unggahan menyesatkan (kiri) dan video The Daily Mirror (kanan)

Insiden jabatan tangan

Insiden jabatan tangan pada tanggal 20 Desember 2014 itu terjadi setelah Platini mengatakan kalau penghargaan Ballon d’Or yang prestisius seharusnya tidak diberikan kepada Ronaldo, namun kepada seorang pemain dari tim Jerman yang menang Piala Dunia, seperti yang telah dilaporkan di sini dan di sini.

Namun, beberapa hari kemudian, juru bicara UEFA, Pedro Pinto, memberitahu harian Portugal, Diario de Noticias bahwa tidak ada masalah antara bintang Real Madrid dan presiden UEFA.

“Tidak pernah ada masalah. Cristiano Ronaldo menyapa Platini sebelum menerima Silver Ball,” ujar Pinto seperti dikutip dari laporan yang diterbitkan pada tanggal 22 Desember 2014 itu.

“Ketika ia kembali ke panggung untuk menerima medalinya dengan anggota-anggota timnya yang lain, Michel Platini tengah berbicara dengan Carlo Ancelotti, jadi Ronaldo melewatinya tanpa mengetahui ia berada di situ.”

Saat itu, Ancelotti adalah manajer Real Madrid.

AFP telah membongkar berbagai klaim salah lainnya yang berkaitan dengan “solidaritas” pesepak bola itu dengan orang Palestina, seperti di sini dan di sini.

KONFLIK ISRAEL-PALESTINA