Video-video ini memperlihatkan korban kebocoran gas di pabrik kimia di India pada bulan Mei 2020

Empat video yang menunjukkan orang-orang tergeletak di jalan dan dimasukkan ke ambulans telah dibagikan berulang kali di Facebook dengan klaim yang menyatakan itu adalah kondisi India dikarenakan COVID-19. Klaim itu salah: keempat video tersebut menunjukkan korban kebocoran gas di pabrik kimia di India pada bulan Mei 2020. 

Empat video tersebut dibagikan di unggahan Facebook ini pada tanggal 9 Mei 2020 dan telah dibagikan lebih dari 150 kali.

Status unggahan itu berbunyi: “Inilah negara india saat ini gara2 covid 19”. 

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Video yang sama ditonton dan dibagikan lebih dari 1,000 kali setelah diunggah dengan klaim serupa dalam bahasa Burma di sini serta dalam bahasa Sinhala di sini dan di sini

Klaim itu salah. Video-video tersebut telah beredar di berbagai laporan mengenai kebocoran gas di sebuah pabrik kimia di Visakhapatnam, kota di negara bagian Andhra Pradesh, India. Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 12 orang dan menyebabkan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit, AFP melaporkan di sini pada tanggal 8 Mei 2020.

Video Pertama

Rekaman video pertama memperlihatkan seorang wanita jatuh tergeletak di tepi jalan. 

Pencarian gambar terbalik menemukan saat-saat wanita jatuh tergeletak itu muncul di video yang diunggah di YouTube di sini oleh media lokal India, Prag News, pada tanggal 7 Mei 2020. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, keterangan video itu berbunyi: “11 tewas, 1.000 dilaporkan sakit setelah kebocoran gas di sebuah pabrik kimia di Vizag. Peristiwa tersebut dibanding-bandingkan dengan Tragedi Gas Bhopal.” 

Vizag merujuk kepada kota Visakhapatnam

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Prag News (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Prag News (kanan)

Video Kedua

Video kedua memperlihatkan seorang wanita dan anak-anak yang tergeletak di trotoar. 

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan video yang sama yang diunggah di YouTube pada tanggal 7 Mei 2020 ini

Keterangan video dalam bahasa Inggris itu jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berbunyi: “Kebocoran gas di Visakhapatnam terjadi pada Kamis pagi dan merenggut 8 nyawa. Melihat perbandingan faktual Kebocoran gas terjadi di perusahaan Farmasi, LG Polymers, di Visakhapatnam, Andhra Pradesh. Daerah itu sekarang telah dikosongkan dan sekitar 3 km area di dekat pabrik kimia juga telah ditutup. Lebih dari 100 orang dirawat di rumah sakit.” 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan)

Video Ketiga

Video ketiga memperlihatkan orang-orang yang terlihat pingsan di jalan tanah. 

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan video dengan durasi lebih panjang diunggah di YouTube di sini pada tanggal 6 Mei 2020. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, judul video itu adalah: “Kebocoran gas beracun dari LG polimer | Menciptakan Ketegangan Tinggi @Vizag | Video Kebocoran Gas Vizag”. 

Adegan yang sama dengan video di unggahan menyesatkan bisa dilihat dari menit ke 1:21 sampai ke menit 2:26. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan)

Di detik ke-21 video yang menyesatkan tersebut, terlihat sebuah mobil dengan plat nomor berawal “AP31” yang merupakan salah satu kode resmi plat nomor Visakhapatnam, seperti yang dijabarkan di situs web pemerintah Andhra Pradesh di sini

Berikut tangkapan layar mobil di video menyesatkan itu:

Tangkapan layar mobil

Video Keempat

Video keempat memperlihatkan orang-orang yang akan dibawa ambulans. 

Pencarian gambar terbalik menemukan detik-detik orang-orang itu dimasukkan ke ambulans juga muncul di video yang muncul di laporan BBC ini pada tanggal 8 Mei 2020. 

Judul laporan berbahasa Inggris itu jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berbunyi: “Kebocoran gas di India: Tuduhan atas pembunuhan yang pantas dihukum setelah 11 orang tewas”.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan video BBC (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan video BBC (kanan)

Di detik keempat video di unggahan menyesatkan, dapat dilihat kode plat nomor ambulans yang juga dimulai dengan “AP31”. 

Berikut tangkapan layar plat nomor ambulans tersebut yang telah dilingkari warna merah oleh AFP:

Tangkapan layar mobil ambulans

Video pertama dan keempat direkam di jalan yang sama di bagian utara Visakhapatnam, seperti yang terlihat di Google Maps di sini

Berikut perbandingan yang menunjukkan bangunan yang sama di jalan tersebut dengan tangkapan layar dari video pertama (kanan atas) dan video keempat (kanan bawah), serta gambar yang ditandai pada Google Maps di lokasi oleh pengguna (kiri):

Perbandingan tangkapan layar dari video pertama (kanan atas), video keempat (kanan bawah), serta gambar yang ditandai pada Google Maps (kiri)