Video ini menunjukkan Putin membawa anjing saat diwawancarai wartawan Jepang pada tahun 2016

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Video Presiden Rusia Vladimir Putin membawa anjing saat bertemu tamu telah ditonton puluhan ribu kali di sejumlah unggahan Facebook dan Twitter yang mengklaim video itu menunjukkan "Putin mempermalukan delegasi Jepang" dengan membawa anjingnya saat pertemuan resmi. Klaim itu beredar setelah Jepang, beserta Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya menjatuhkan sanksi kepada Moskow selepas Rusia memulai invasi ke Ukraina. Namun, klaim itu salah. Video itu menunjukkan Putin membawa anjingnya saat wawancara dengan jurnalis Jepang di Istana Kremlin pada tahun 2016.

Video itu diunggah di sini di Facebook pada tanggal 9 Maret 2022 dan telah ditonton lebih dari 171.000 kali.

Tayangan berdurasi tiga menit dan 42 detik itu memperlihatkan Presiden Rusia Vladimir Putin berjalan memasuki sebuah ruangan di Kremlin dengan seekor anjing. Beberapa saat kemudian, anjing tersebut menggonggong.

Dua pria Jepang berpakaian jas terlihat tertawa dengan gugup sambil mengawasi anjing tersebut menyalak, sementara sejumlah kru kamera mengabadikan momen itu.

Keterangan video dalam unggahan tersebut adalah: "Kenapa Putin ajak anjingnya menemui delegasi dr Jepang. Presiden Rusia Vladimir Putin menggunakan bahasa tubuh dan gaya diplomatik untuk menyampaikan kepada delegasi Jepang yang berkunjung bahwa Jepang saat ini seperti anjing peliharaan Amerika.

"Beginilah cara dia mendapatkan makanan dari tuannya. Dia memberi pesan untuk semua negara yang berpihak dengan Amerika. *Rasa Penghinaan terlihat jelas di wajah delegasi Jepang*".

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 21 Maret 2022

Video yang sama telah ditonton lebih dari 24.000 kali setelah diunggah dengan klaim yang serupa di sini, di sini dan di sini di Facebook; serta di sini di Twitter.

Klip itu juga beredar dengan klaim dalam bahasa Urdu, bahasa Inggris dan bahasa Malaysia.

Video tersebut mulai tersebar di berbagai unggahan media sosial setelah Jepang mengumumkan berbagai sanksi ekonomi dan finansial terhadap Rusia pada tanggal 4 Maret 2021 selepas Putin memulai invasi ke Ukraina.

Namun, klaim dalam unggahan tersebut salah.

Wawancara lama

Pencarian dengan kata kunci tertentu di Google menemukan video asli tayangan tersebut telah diunggah di situs web Kremlin di sini pada tanggal 13 Desember 2016.

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, keterangan video itu berbunyi: "Sebelum kunjungannya ke Jepang, Vladimir Putin menerima permintaan wawancara dari Nippon Television Network Cooperation (Nippon TV) dan koran Yomiuri Shimbun.

Video yang sama dengan durasi yang lebih pendek bisa dilihat di sini di saluran YouTube Euronews, media Eropa yang berbasis di Prancis, yang diunggah pada tanggal 15 Desember 2016.

Keterangan video Euronews itu berbunyi: "Sebelum keberangkatannya ke Jepang minggu ini, Presiden Rusia Vladimir Putin membawa anjingnya Yume dalam wawancara dengan wartawan Jepang, dan anjing ras Akita yang besar itu memastikan dia dan tuannya didengar."

"Putin memberikan wawancara kepada Nippon Television dan koran Yomiuri Shimbun di Moscow pada hari Selasa, ditemani oleh Yume, yang dihadiahi oleh Prefektur Akita di Jepang pada tahun 2012."

Berikut perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli yang diunggah di situs web Kremlin (kanan):

Perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli yang diunggah di situs web Kremlin (kanan)

Wawancara Putin dengan wartawan Jepang tersebut juga diliput oleh media Amerika CNN dan kantor berita negara Rusia TASS.

Konflik Ukraina