
Video ini direkam di desa di Gaza, bukan 'gedung parlemen Palestina diledakkan tentara Israel'
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 30/11/2023 pukul 06:54
- Diperbarui pada hari 30/11/2023 pukul 12:06
- Waktu baca 5 menit
- Oleh: AFP Prancis, AFP Kanada, AFP Indonesia
- Terjemahan dan adaptasi Gwen Roley
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Video itu ditonton sebanyak lebih dari 690 kali selepas diunggah di Facebook di sini pada tanggal 20 November 2023.
"Kabar terkini. Israel hancurkan gedung parlemen di Palestina," tulis keterangan unggahan.
Klip berdurasi 30 detik itu memperlihatkan asap tebal hitam membumbung tinggi setelah ledakan menghantam gedung bertingkat.
"Gaza, Palestina. 17 November 2023," bunyi tulisan di atas video. "Tentara Israel menghancurkan gedung parlemen di Gaza Palestina."

Video itu juga ditonton lebih dari 29.000 kali selepas dibagikan dengan klaim di sini dan di sini di Facebook, di sini di TikTok, serta di sini dan di sini di SnackVideo.
Sementara itu, video yang dinarasikan serupa oleh Tribunnews -- berdasarkan cuitan Ofir Gendelman, diplomat Israel yang pernah menyebarkan hoaks "aktor krisis Palestina" -- telah ditonton lebih dari 53.000 kali.
Postingan serupa turut beredar dalam berbagai bahasa, seperti bahasa Inggris, bahasa Prancis, bahasa Romania, bahasa Ceko, bahasa Spanyol dan bahasa Italia.
Klaim tersebut muncul tak lama setelah kompleks parlemen di Gaza dilaporkan telah sebagian hancur, menyusul pernyataan tentara Israel pada tanggal 14 November 2023 bahwa mereka telah mengambil alih "parlemen Hamas, gedung pemerintah, markas polisi Hamas dan fakultas teknik yang berfungsi sebagai lembaga untuk produksi dan pengembangan senjata".
Hal ini terjadi lebih dari sebulan setelah militan Hamas menjebol perbatasan Israel dan membunuh sekitar 1.200 orang -- sebagian besar warga sipil -- dan menyandera sekitar 240 orang lainnya, menurut angka terbaru dari otoritas Israel.
Serangan udara dan darat Israel yang bertubi-tubi menewaskan lebih dari 14.800 orang di Jalur Gaza -- sebagian besar warga sipil dan lebih dari 6.100 di antaranya adalah anak-anak -- menurut pemerintah Hamas per 23 November 2023.
Gambar yang diterbitkan media massa dan media sosial di pertengahan bulan November 2023 menunjukkan pasukan Israel di gedung Dewan Legislatif Palestina di Kota Gaza (tautan arsip ini dan ini) . Gambar itu cocok dengan foto suasana rapat di gedung parlemen di Gaza yang diambil AFP pada tahun 2017.
Surat kabar The New York Times dan wartawan mereka menerbitkan gambar satelit, yang menunjukkan sebagian kompleks parlemen Gaza hancur antara tanggal 14 dan 15 November 2023, setelah Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengambil alih gedung tersebut (tautan arsip ini dan ini) .
CNN menerbitkan laporan serupa, yang menyatakan bahwa mereka tidak dapat mengonfirmasi apakah tentara Israel bertanggung jawab atas kerusakan tersebut (tautan arsip).
Namun, klaim bahwa video itu menunjukkan gedung parlemen di Gaza itu salah.
Video diambil di desa Palestina
AFP tidak dapat memverifikasi secara independen sumber video yang beredar dalam unggahan sesat di medsos, namun video tersebut tidak diambil di Kota Gaza.
Seperti dilihat di tampilan Google Maps, Gedung Dewan Legislatif Palestina di Gaza memiliki ciri arsitektur yang berbeda, termasuk gerbang dan kubahnya -- ciri-ciri ini tidak terlihat dalam video di unggahan sesat (tautan arsip).
Gedung parlemen itu juga terletak di lingkungan perkotaan yang padat, sedangkan gedung dalam klip unggahan sesat tampak lebih berada di kawasan pedesaan.


Pengguna media sosial mengatakan video itu diambil di desa Juhor ad Dik, yang kemudian dikonfirmasi AFP menggunakan teknik geolokasi (tautan arsip ini dan ini).
Enam menara dan pohon dalam rekaman tersebut cocok dengan karakteristik bangunan yang terlihat dalam citra satelit yang dibagikan secara online.
Berikut perbandingan tangkapan layar gedung di video sesat (kiri) dan gedung yang sama di Google Maps (kanan), dengan bagian-bagian yang sama telah ditandai oleh AFP:

Desa Juhor ad Dik berjarak sekitar 7 km dari gedung Dewan Legislatif Palestina di Kota Gaza.

Pada tanggal 28 Oktober 2023, The New York Times menganalisis video yang diambil tentara Israel sehari sebelumnya, yang memperlihatkan tank "berjalan ke barat menuju desa Juhor ad Dik" (tautan arsip).
"Bangunan, termasuk rumah dan gedung apartemen, terlihat dibombardir di area sekitar satu mil di Juhor ad Dik," tulis artikel harian Amerika tersebut.
Pengeboman Israel di Gaza telah merusak atau menghancurkan sejumlah tempat ibadah dari masjid hingga gereja, rumah sakit serta pemukiman penduduk, menyebabkan lebih dari 1,5 juta orang terpaksa mengungsi.
Perjanjian genjatan senjata, yang dimulai pada tanggal 24 November 2023, berhasil menghentikan sementara peperangan yang sudah berlangsung tujuh minggu, serta membebaskan puluhan sandera orang Israel dan lebih dari 100 tahanan warga Palestina dalam pertukaran antara Hamas dan Israel.
AFP telah membongkar misinformasi lain terkait perang Israel-Hamas di sini.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami