Video timbunan salju di Rusia ini hasil buatan AI

Hujan salju lebat turun di Semenanjung Kamchatka pada awal Januari 2026, dan sempat melumpuhkan aktivitas di wilayah timur jauh Rusia itu. Namun, video yang beredar daring seolah-olah menunjukkan dampak dari cuaca ekstrim tersebut adalah hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI). Klip tersebut mengandung sejumlah kejanggalan visual yang menjadi ciri konten sintetis, dan pertama kali dibagikan di Threads dalam bentuk gambar yang diakui oleh pengunggahnya dihasilkan melalui aplikasi Grok.

"Bukan editan atau AI! Ini nyata. Terjadi di Kamchatka Russia saat ini. Salju setinggi gedung 5 lantai bikin pemandangan jadi kayak di film kiamat," tulis keterangan video TikTok yang diunggah pada tanggal 20 Januari 2026. 

Video berisi potongan klip yang menunjukkan tumpukan salju setinggi gedung bertingkat, termasuk ada yang menutupi seluruh blok apartemen.

Image
Tangkapan layar video di postingan salah, diambil pada 4 Februari 2026, dengan tanda X merah yang ditambahkan oleh AFP

Postingan serupa juga beredar di postingan lain di TikTok, dan dalam bahasa Inggris, Prancis, Yunani, Belanda, dan Romania

Video itu beredar seiring Kamchatka mengalami hujan salju terlebat sejak 1970-an di minggu pertama Januari 2026 (tautan arsip). Terjadinya cuaca ekstrem tersebut mendorong otoritas setempat untuk menyatakan situasi darurat, dengan sekolah-sekolah ditutup dan bisnis-bisnis beralih ke sistem kerja jarak jauh (tautan arsip)

Salju yang jatuh dari atap mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Gambar yang dibagikan oleh otoritas Rusia memperlihatkan timbunan salju yang masif mencapai lantai dua bangunan dan orang-orang menggali jalan untuk melewati salju yang menutupi mobil-mobil di kedua sisi jalan.

Image
Cuplikan gambar dari rekaman yang dirilis oleh Kementerian Situasi Darurat Rusia pada 15 Januari 2026, menunjukkan tim penyelamat Rusia menggali rumah-rumah yang tertimbun salju tebal di wilayah Kamchatka yang berada di ujung timur Rusia (RUSSIAN EMERGENCY SITUATIONS MINISTRY / Handout)

Namun, video beredar di media sosial tersebut merupakan konten AI.

Hasil analisis menggunakan alat deteksi AI bernama Hive Moderation menemukan bahwa keempat potongan klip pada video "kemungkinan mengandung konten buatan AI atau deepfake" (tautan arsip).

Image
Tangkapan layar hasil analisis Hive Moderation

Klip-klip tersebut juga mengandung kejanggalan visual yang mengindikasikan bahwa video bukan rekaman asli.

Misalnya, salju pada video tampak sangat halus dan simetris, atau terputus secara tiba-tiba dalam garis vertikal, yang tampak tidak realistis. Detail arsitektur pada jendela dan balkon juga menunjukkan kejanggalan dan distorsi yang merupakan salah satu ciri konten AI.

Image
Tangkapan layar postingan salah yang menunjukkan kejanggalan visual seperti yang ditandai oleh AFP

Pencarian gambar terbalik mengarahkan pada unggahan Threads berisi gambar statis dengan kepsyen berbahasa Rusia. Unggahan dibagikan pada tanggal 17 Januari oleh akun bernama "ibotoved" dengan keterangan "Kamchatka hari ini".

Klip yang beredar di postingan salah tampaknya merupakan versi animasi dari foto-foto di postingan ini.

Pemilik akun Thread itu belakangan menyatakan di kolom komentar bahwa gambar-gambar tersebut dihasilkan menggunakan Grok -- asisten AI yang dikembangkan oleh xAI -- setelah sejumlah pengguna mempertanyakan keaslian gambar tersebut.

Pada 20 Januari, ibotoved kembali membagikan postingan di Threads yang menyatakan bahwa gambar yang ia bagikan adalah palsu. Dia mendeskripsikan gambar-gambar tersebut sebagai "prank" dan menambahkan bahwa "jutaan orang telah memercayai gambar-gambar palsu tersebut."

Dia melampirkan sebuah video yang menampilkan gambar musim dingin biasa dan yang dilebih-lebihkan secara bergantian. Salah satu keterangan dalam bahasa Rusia berbunyi: "Jangan percaya semua yang Anda lihat."

AFP menghubungi pengguna tersebut pada 20 Januari, tapi tidak mendapatkan jawaban sampai dengan artikel ini dipublikasikan. 

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami