Video lama dibagikan dengan konteks salah sebagai serangan Iran ke Tel Aviv tahun 2026

Iran menembakkan rudal ke Israel sebagai balasan atas operasi gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei, pada Februari 2026. Namun, video reruntuhan bangunan yang beredar di media sosial tidak terkait dengan serangan Iran ini. Video itu berasal dari rekaman lama yang menunjukkan kerusakan di Tel Aviv yang disebabkan serangan rudal Iran pada Juni 2025.

"Kerusakan parah terjadi di Tel Aviv setelah serangan rudal Iran Pagi ini. 1/3/2026," tulis keterangan dalam postingan Instagram yang dibagikan pada 1 Maret 2026. 

Video pada postingan menunjukkan beberapa orang melewati sebuah jalanan berdebu yang dikelilingi oleh reruntuhan bangunan di kedua sisinya.

Image
Tangkapan layar postingan salah, diambil pada 6 Maret 2026, dengan tanda silang merah ditambahkan oleh AFP

Postingan yang sama juga beredar dalam bahasa InggrisBosnia, Hindi, Spanyol, dan Kroasia seiring Iran melakukan serangan balasan atas gempuran AS-Israel pada 28 Februari 2026 yang menewaskan Khamenei (tautan arsip). 

Serangan rudal Iran menewaskan seorang wanita di Tel Aviv pada hari itu (tautan arsip). Ini adalah kematian pertama yang terkonfirmasi di Israel sejak serangan balasan Iran dimulai.

Gelombang serangan di hari berikutnya menyasar pusat kota Beit Shemesh di Israel dan menewaskan sembilan orang, sementara 11 orang masih hilang, menurut keterangan polisi setempat (tautan arsip). 

Namun, video dalam postingan yang beredar itu sebenarnya menunjukkan serangan Iran ke Israel di tahun sebelumnya.

Rekaman lama

Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan potongan video yang beredar menemukan bahwa klip yang sama sudah beredar sejak 23 Juni 2025 (tautan arsip). 

Sebuah video yang direkam oleh videografer AFP, Olivier Feniet, pada 22 Juni 2025 juga menunjukkan bangunan rusak yang sama. Keterangan pada video itu mengatakan bahwa rekaman diambil di wilayah Tel Aviv yang terdampak serangan rudal Iran.

"Angkatan bersenjata Iran mengatakan mereka menargetkan sejumlah lokasi di Israel, termasuk Bandara Ben Gurion, setelah serangan AS terhadap situs-situs nuklir utama," tulis keterangan video.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan video AFP (kanan), dengan elemen-elemen sama yang sudah ditandai

Pada Juni 2025, Israel meluncurkan serangan misil ke infrastruktur nuklir milik dan pusat militer Iran hingga menewaskan beberapa pemimpin militer dan ilmuwan (tautan arsip).

Iran membalas serangan itu dengan menembakkan rudal-rudal yang menghancurkan gedung-gedung perumahan dan bangunan bertingkat di Tel Aviv yang menyebabkan ratusan orang terluka (tautan arsip).

Laporan AFP lainnya yang menyanggah misinformasi terkait perang di Timur Tengah bisa dibaca di sini

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami