Insiden di Rumania dinarasikan salah sebagai rekaman ledakan rudal Iran di Tel Aviv

Tehran meluncurkan rentetan rudal ke Israel sebagai balasan atas gempuran koalisi Amerika Serikat (AS)-Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi mereka. Namun, video ledakan yang beredar di media sosial bukanlah rekaman dampak serangan rudal Iran di Tel Aviv seperti diklaim beberapa postingan. Klip tersebut faktanya menunjukkan ledakan di sebuah stasiun pengisian liquid petroleum gas (Elpiji) yang tidak memiliki izin di dekat ibu kota Rumania, Bucharest, pada Agustus 2023.

"Rekaman yang beredar menunjukkan sebuah rudal balistik Iran tidak langsung meledak saat menghantam Tel Aviv. Ledakan baru terjadi ketika petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk mengamankan area," tulis keterangan sebuah video yang diunggah di TikTok pada 8 Maret 2026. 

Video yang telah dilihat lebih dari 61.000 kali tersebut menunjukkan ledakan besar di sebuah jalan di dekat area pemukiman.

Image
Tangkapan layar video di postingan salah yang diambil pada 10 Maret 2026, dengan tanda silang merah yang ditambahkan oleh AFP

Rekaman yang sama juga beredar di Facebook, Instagram dan X.

Postingan-postingan tersebut dibagikan seiring serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran terhadap Israel dan sejumlah fasilitas penting milik AS di Timur Tengah. Iran melancarkan aksi balasan tersebut menyusul serangan koalisi AS-Israel pada 28 Februari yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi republik Islam itu (tautan arsip).

Bersamaan dengan kampanye militer terhadap Iran, Israel juga melancarkan serangan kepada Hizbullah di Lebanon setelah kelompok militan yang didukung Iran tersebut menembakkan rudal dan roket ke wilayah utara Israel sebagai aksi balasan atas kematian Khamenei (tautan arsip). 

Pada 9 Maret, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa perang yang telah meluas ke sejumlah negara di Timur Tengah dan mengguncang perekonomian dunia itu akan "segera berakhir", meskipun sebelumnya ia sempat mengatakan bahwa perang hanya akan berakhir jika Iran "menyerah tanpa syarat"(tautan arsip).

Namun, video ledakan yang beredar luas di media sosial itu tidak terkait dengan perang yang terjadi di Timur Tengah. 

Ledakan stasiun bahan bakar

Pencarian gambar terbalik di Google dengan menggunakan potongan gambar dari video salah menemukan klip sama dengan durasi lebih panjang oleh akun resmi Euronews Romania di YouTube pada 26 Agustus 2023 (tautan arsip).

Deskripsi video menyebutkan bahwa tayangan menampilkan rekaman utuh sebuah ledakan yang terjadi di wilayah Crevedia, di sebelah utara ibu kota Rumania, Bucharest.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan rekaman dari akun Euronews Rumania (kanan)

AFP melaporkan bahwa insiden tersebut merupakan satu dari dua ledakan yang terjadi pada stasiun pengisian bahan bakar tak berizin di wilayah Crevedia (tautan arsip). Insiden yang terjadi pada 26 Agustus 2023 tersebut menyebabkan dua orang tewas dan 56 orang lainnya terluka.

Sebagian besar korban yang mengalami luka-luka merupakan petugas pemadam kebakaran yang menuju lokasi untuk memedamkan api dari ledakan pertama sebelum ledakan kedua terjadi. 

Jaksa mengatakan pada saat itu bahwa kebakaran terjadi saat proses transfer bahan bakar dari satu truk tangki ke truk lainnya.

AFP pernah membagikan rekaman ledakan tersebut di YouTube (tautan arsip).

Penelusuran geolokasi menemukan bahwa lokasi video yang beredar cocok dengan tampilan Google Street View dari wilayah Crevedia yang diambil pada November 2023 (tautan arsip).

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan tampilan Google Street View dari wilayah Crevedia (kanan), dengan beberapa bagian sama telah ditandai oleh AFP

Sebelumnya, AFP telah menyanggah misinformasi lainnya terkait perang yang berlangsung di Timur Tengah di sini.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami