Cuplikan video gim dinarasikan sebagai rekaman serangan Iran ke kapal perang AS

Serangan yang menyasar kapal-kapal komersial di sekitar Selat Hormuz telah menjadikan jalur pelayaran tersebut  sebagai garis depan perang di Timur Tengah. Namun, sebuah video yang beredar di media sosial dengan klaim kapal perang Amerika Serikat (AS) terkena serangan Iran saat melintasi Selat Hormuz merupakan klip yang berasal dari video gim. Rekaman itu pernah diunggah oleh seorang kreator konten tentang gim, dan tayangannya diambil dari sebuah gim simulasi militer.

"Baru saja, Iran telah menyerang kapal perang Angkatan Laut AS yang mencoba melewat Selat Hormuz," tulis keterangan video yang diunggah di TikTok pada tanggal 26 Maret 2026. 

Klip tersebut telah dilihat hampir 370.000 kali dan menunjukkan beberapa proyektil menghantam sebuah kapal besar berbendera Amerika Serikat dan mengakibatkan ledakan besar serta kerusakan parah.

Image
Tangkapan layar video salah, diambil pada 9 April 2026, dengan tanda X merah yang ditambahkan oleh AFP

Iran telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang berlayar ratusan mil dari selat tersebut sejak AS dan Israel memulai perang terhadap republik Islam itu pada bulan Februari (tautan arsip).

Menurut data dari UK Maritime Trade Operations (UKMTO), Organisasi Maritim Internasional (IMO), otoritas Irak, dan otoritas Iran, setidaknya 10 kapal tanker minyak telah terkena, menjadi sasaran serangan, atau dilaporkan diserang sejak awal konflik (tautan arsip).

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran (IRGC) disebut-sebut mengeklaim bahwa pihaknya telah menyerang USS Abraham Lincoln, sebuah kapal induk dan salah satu dari lebih dari selusin kapal perang AS di wilayah tersebut sebelum kedua belah pihak bersepakat untuk gencatan senjata selama dua minggu (tautan arsip di sini dan sini, dan sini).

Pentagon telah membantah klaim Iran tersebut (tautan arsip).

Video dengan klaim serupa juga beredar di TikTok

Namun, klip tersebut sebenarnya merupakan grafis komputer yang berasal dari video gim.

Gim simulasi militer

Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan potongan gambar dari video salah mengarahkan kepada versi asli yang diunggah di Facebook pada 18 Maret 2026 (tautan arsip). 

Postingan itu dibagikan oleh kreator video "Rasel Gaming" dengan tanda "playing war Thunder."

Image
Perbandingan antara video di postingan salah (kiri) dan video asli yang diunggah di Facebook (kanan)

Laman Facebook itu juga membagikan beberapa video serupa. Deskripsi akun tersebut dengan jelas menyatakan bahwa semua klip menampilkan "lingkungan permainan virtual"(tautan arsip).

Pada 30 Maret, pemilik akun itu menyatakan kepada AFP, "Ini adalah rekaman video gim War Thunder yang saya buat. Saya juga telah menyebutkannya di judul dan penanda permainan saya."

War Thunder adalah permainan simulasi militer yang tersedia gratis di komputer dan konsol gim (tautan arsip).

Beberapa anomali visual juga bisa dilihat pada visual klip tersebut. Misalnya, ledakan, percikan air, dan api yang terlihat terlalu jernih dan berbeda dari rekaman sebenarnya.

Sebuah bendera AS juga terlihat muncul secara tiba-tiba dan tidak terdampak oleh ledakan atau gelombang. Sementara itu, kursor tetikus komputer terlihat bergerak dari kanan ke kiri di bagian awal video.

Image
Tangkapan layar video di postingan salah, dengan kejanggalan visual yang ditandai oleh AFP

Cuplikan video gim sering disalahartikan di media sosial selama konflik terjadi.

AFP telah membantah berbagai misinformasi terkait dengan perang di Timur Tengah.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami