Video memperlihatkan latihan militer di California, bukan penyelamatan kru pesawat AS di Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa lebih dari 170 pesawat dilibatkan selama misi berisiko tinggi untuk menyelamatkan dua kru jet tempur mereka yang ditembak jatuh di wilayah Iran pada 3 April 2026. Namun, video yang memperlihatkan sebuah pesawat angkut bergerak di landasan berpasir bukan berasal dari misi penyelamatan tersebut seperti yang diklaim postingan media sosial. Klip itu direkam saat latihan militer di negara bagian California pada Juli 2024.

"Misi Penyelamatan Berubah Petaka C-130 AS Hancur di Tengah Gurun," tulis teks di video yang diunggah di TikTok pada 7 April 2026.

Keterangan postingan berbunyi, "Pesawat angkut militer C-130 milik Amerika mengalami kegagalan sistem saat hendak lepas landas di wilayah padang pasir."

Video tersebut memperlihatkan pesawat angkut militer berjenis Hercules C-130 sedang bergerak di sebuah landasan berpasir dan berdebu. Sorotan video kemudian berpindah ke sebuah pesawat tiltrotor yang tengah melakukan pendaratan vertikal lalu ke tayangan puing-puing yang terlihat dari udara.

Image
Tangkapan layar video di postingan salah, diambil pada 9 April 2026, dengan tanda X merah yang ditambahkan oleh AFP

Klaim serupa juga beredar di TikTok, di mana salah satu postingan mengeklaim bahwa insiden pada pesawat angkut tersebut terjadi saat misi "penyelamatan berisiko tinggi terhadap kru jet F-15 yang jatuh di wilayah Iran."

Presiden Donald Trump mengumumkan pada 5 April bahwa pasukan khusus AS telah berhasil mengevakuasi operator sistem senjata yang melontarkan diri dari pesawat yang ditembak jatuh pada 3 April di Iran (tautan arsip). Trump mengatakan bahwa kru tersebut "terluka parah" saat ia bersembunyi untuk menghindari penangkapan.

Pada 6 April, Trump mengatakan bahwa misi penyelamatan tersebut melibatkan lebih dari 170 pesawat dan sekitar 200 tentara (tautan arsip di sini dansini).

Media AS, dengan mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya, melaporkan bahwa pasukan AS harus menghancurkan dua pesawat angkut yang digunakan dalam operasi tersebut untuk mencegahnya jatuh ke tangan Iran setelah pesawat-pesawat itu terjebak (tautan arsip di sini, sini, dan sini). Sementara itu, sebuah pesawat lain diterbangkan untuk mengevakuasi tim penyelamat ke tempat aman.

Namun, video yang beredar di media sosial itu tidak memperlihatkan operasi penyelamatan tersebut. 

Melalui penelusuran gambar terbalik, AFP menemukan video tersebut telah diunggah di website Layanan Distribusi Informasi Visual Pertahanan (DVIDS) milik Departemen Pertahanan AS (Pentagon) pada tahun 2024 (tautan arsip). 

Deskripsi video DVIDS menyatakan bahwa video itu memperlihatkan latihan militer AS yang diadakan di Pusat Pelatihan Nasional di Fort Irwin, California pada tanggal 16 Juli 2024.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan situs DVIDS milik Pentagon (kanan)

Video-video di website DVIDS sering kali disebarkan di media sosial dengan klaim salah, misalnya postingan yang disanggah oleh AFP di sini, sini dan di sini

AFP telah membantah berbagai misinformasi yang terkait dengan perang Timur Tengah di sini.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami