Ini video penyambutan Pangeran Arab Saudi, bukan pengamanan delegasi Iran
- Diterbitkan pada hari 17/04/2026 pukul 09:09
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: AFP Timur Tengah & Afrika Utara
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Menjelang negosiasi damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada 11 April 2026, Pakistan yang menjadi mediator utama memberlakukan pengamanan tingkat tinggi di Islamabad, tempat berlangsungnya perundingan. Namun, sebuah video yang dibagikan di media sosial dengan klaim pengawalan delegasi Iran oleh jet-jet tempur Pakistan sebenarnya adalah rekaman lama. Video itu memperlihatkan pengawalan Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman, saat mengunjungi Islamabad pada tahun 2019.
"Jet tempur Pakistan terlihat mengawal delegasi Iran menuju Pakistan dengan aman," tulis sebagian teks pada video dalam unggahan Instagram tertanggal 10 April 2026.
"Jet tempur Pakistan terlihat di atas Bandar Abbas. Bukan patroli biasa tapi mengawal delegasi Iran menuju Islamabad," tulis sebagian keterangan unggahan.
Video tersebut menunjukkan beberapa jet tempur terbang mengawal sebuah pesawat penumpang. Di sudut kiri atas video tampak logo media milik Amerika, Radio Free Europe/Radio Liberty (RFE/RL).
Video dengan klaim sama juga beredar dalam bahasa Thailand, Inggris, Arab, Malaysia, dan Burma.
Pakistan melakukan penutupan jalan-jalan, pengalihan arus lalu lintas, mendirikan pos pemeriksaan polisi di seluruh Islamabad, dan menetapkan hari libur nasional selama dua hari sebagai persiapan untuk menjadi tuan rumah perhelatan perundingan damai antara AS dan Iran (tautan arsip). Hotel-hotel mewah yang menjadi tempat para delegasi menginap juga dikosongkan dari para tamu tetap yang biasanya berasal kalangan berduit (tautan arsip).
Media lokal juga melaporkan bahwa negara Asia Selatan itu telah telah mengimplementasikan pengamanan udara yang luar biasa ketat untuk melindungi delegasi Iran di tengah ketegangan kawasan yang meningkat, termasuk dengan menggunakan pesawat umpan dan mematikan transponder untuk menghindari deteksi radar (tautan arsip di sini dan sini).
Pembicaraan damai itu berakhir tanpa kesepakatan, tetapi Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada New York Post pada 14 April bahwa negosiasi kedua dapat terjadi "dalam dua hari ke depan" di Pakistan (tautan arsip).
AS dan Israel melancarkan serangan terkoordinasi skala besar terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan dari Tehran dan menyeret Timur Tengah ke dalam konflik serta mengguncang perekonomian global.
Sambutan pangeran Saudi
Pencarian gambar terbalik di Google dengan menggunakan potongan klip di postingan yang beredar menemukan bahwa rekaman asli dari video itu diunggah oleh RFE/RL pada 18 Februari 2019 (tautan arsip).
"Jet Tempur Pakistan Mengawal Putra Mahkota Saudi Saat Masuk Islamabad," demikian judul video tersebut.
AFP juga membagikan video itu di tanggal yang sama, dengan sumber video yang dikreditkan kepada Angkatan Udara Pakistan.
Keterangan pada video yang dibagikan AFP menyebutkan bahwa pesawat-pesawat tempur mengawal kedatangan Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, di wilayah udara Pakistan saat lawatan dua hari di negara itu.
Sang Pangeran, yang juga dikenal dengan nama panggilan "MBS", menerima penyambutan mewah di Pakistan, termasuk salvo 21 dentuman meriam, pengawalan jet tempur, dan pasukan kehormatan (tautan arsip).
Saat lawatannya itu, MBS menandatangani kesepakatan investasi senilai 20 miliar dolar AS, dan menerima penghargaan sipil tertinggi di Islamabad.
AFP telah membantah berbagai misinformasi yang terkait dengan perang di Timur Tengah di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami