Video menunjukkan aksi perahu motor Iran tahun 2022, tidak terkait blokade Selat Hormuz oleh armada AS
- Diterbitkan pada hari 23/04/2026 pukul 09:41
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: AFP Timur Tengah & Afrika Utara
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Pada April 2026, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan setiap "kapal serang cepat" milik Iran yang mendekati armada Angkatan Laut AS yang melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Menyusul pernyataan Trump itu, postingan media sosial membagikan rekaman lama yang diklaim sebagai video terbaru yang menampilkan aksi perahu motor Iran "menantang" kapal perang AS di Selat Hormuz. Padahal, klip itu diambil pada 2022 saat sebuah perahu motor Iran mendekati kapal patroli AS dengan kecepatan tinggi.
"Rekaman gila! Sebuah kapal serang cepat Iran menantang kapal perang Amerika yang mencoba melintasi Selat Hormuz hari ini," tulis teks pada video yang diunggah di Facebook pada 12 April 2026.
Video itu menunjukkan sebuah perahu cepat bermotor (speedboat) berbendera Iran melaju dan bermanuver ke arah sebuah kapal, sementara suara klakson kapal terdengar jelas di latar belakang.
Postingan tersebut beredar setelah Tehran dan Washington melakukan perundingan damai di Pakistan namun gagal menemui kesepakatan (tautan arsip).
Perundingan dilakukan seusai AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama dua minggu yang dimulai sejak 8 April. Empat hari kemudian, Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz dan memperingatkan bahwa pihak Iran yang menyerang pasukan AS atau kapal-kapal komersial akan "dihancurkan habis-habisan" (tautan arsip).
Iran mengecam tindakan Trump dan menyebutnya sebagai "pelanggaran serius" terhadap kedaulatannya, dan memperingatkan bahwa jika blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran ini terus berlanjut maka pihaknya akan memblokir jalur perdagangan yang melewati Laut Merah, serta Teluk dan Laut Oman (tautan arsip di sini dan sini).
Video tersebut juga beredar dengan klaim yang mirip dalam bahasa Tiongkok , Rusia, Portugis, dan Arab.
Namun, video itu adalah rekaman lama.
Pencarian gambar terbalik menggunakan potongan video yang beredar menemukan bahwa Komando Pasukan Angkatan Laut AS Wilayah Pusat pernah mengunggah sebuah laporan berisi foto dari kejadian tersebut pada 20 Juni 2022 (tautan arsip).
Laporan tersebut menjelaskan sebuah insiden saat tiga kapal dari Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran "berinteraksi dengan cara yang tidak aman dan tidak profesional" saat kapal-kapal Angkatan Laut AS melintas di Selat Hormuz pada 20 Juni 2022.
Salah satu foto yang diunggah dalam laporan itu menunjukkan kapal yang sama seperti terlihat pada video yang beredar.
Penelusuran lanjutan dengan kata kunci di website milik Layanan Distribusi Informasi Visual Pertahanan milik AS (DVIDS) menemukan rekaman asli dari video yang beredar pernah diunggah di website tersebut pada 20 Juni 2022 (tautan arsip).
"Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran (IRGCN) beroperasi dengan cara yang tidak aman dan tidak profesional di dekat kapal patroli pesisir USS Sirocco (PC 6) dan kapal angkut cepat ekspedisi USNS Choctaw County (T-EPF 2) di Selat Hormuz, pada 20 Juni," tulis keterangan pada laporan tersebut.
Sebelumnya AFP juga telah membantah berbagai misinformasi terkait perang di Timur Tengah di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami