Cristiano Ronaldo, bintang sepak bola Portugal, bersiap-siap memberikan pidato dalam peresmian Hotel Pestana CR7 di Lisbon pada tanggal 2 Oktober 2016. (AFP / Patricia De Melo Moreira)

Klaim bahwa Cristiano Ronaldo mengalihfungsikan hotelnya menjadi rumah sakit untuk pasien COVID-19 adalah berita hoaks

Sebuah klaim bahwa bintang sepakbola Portugal, Cristiano Ronaldo, telah mengalihfungsikan hotel miliknya di Portugal menjadi rumah sakit bagi korban penyakit virus corona jenis baru telah dibagikan ribuan kali di sejumlah berita media dan unggahan media sosial dalam berbagai bahasa. Klaim tersebut salah. Seorang juru bicara hotel tersebut mengatakan klaim itu “tidak akurat”; dan Ronaldo belum pernah menyebut rencana seperti itu di akun media sosialnya.

Klaim soal Ronaldo itu telah dibagikan lebih dari 340 kali setelah dicuitkan di sini pada tanggal 15 Maret 2020.

Unggahan Twitter itu berisi dua gambar: foto pertama menunjukkan foto Ronaldo dan yang kedua menunjukkan sebuah bangunan dengan tulisan “Pestana CR7 Hotel”.

Cuitan yang menyertai kedua foto itu adalah: “Cristiano Ronaldo merubah hotel miliknya yang di Portugal menjadi Rumah Sakit untuk merawat pasien yang terinfeksi COVID-19. Seluruh biaya pasien, doktor, perawat, dan pengobatan akan ditanggung olehnya. Idola!”

Jaringan hotel Pestana CR7 dimiliki bersama oleh Pestana Hotel Group dan Cristiano Ronaldo, bintang sepakbola Portugal. Bisnis hotel tersebut saat ini beroperasi di Lisbon dan Funchal, di negara Portugal.

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Beberapa negara Eropa telah lockdown karena virus corona jenis baru, atau COVID-19, yang telah menewaskan hampir 10.000 orang dan menginfeksi lebih dari 232.000 orang di seluruh dunia, menurut laporan AFP tanggal 20 Maret 2020 ini.

Klaim yang sama telah dibagikan sejumlah media, misalnya bolastylo.com, Medan Bisnis Daily, Realita Rakyat, Football5star dan DNA Berita.

Postingan Facebook ini, ini, ini dan ini juga berisi klaim yang sama. 

Klaim yang sama juga telah dibagikan dalam bahasa lain, misalnya dalam bahasa Inggris, Prancis, Portugis dan Rusia.

Klaim tersebut salah.

Dalam wawancara telepon dengan AFP pada tanggal 16 Maret 2020, seorang juru bicara Pestana Hotel mengatakan: “Informasi tersebut tidak akurat. Kami tidak menerima indikasi apapun terkait hal ini.”

Manajemen grup hotel di cabang Lisbon mengatakan kepada media Belanda, RTL Nieuws, pada tanggal 15 Maret 2020: “Kami adalah hotel. Kami tidak akan menjadi rumah sakit. Seperti hari-hari bagi setiap orang, kami adalah hotel dan akan tetap menjadi hotel.”

Ronaldo tengah menjalani proses isolasi diri di Madeira, Portugal, setelah rekan setimnya, Daniele Rugani, dinyatakan positif COVID-19, menurut pengumuman dari klub sepakbola Italia, Juventus, pada tanggal 11 dan 12 Maret 2020.

Penelusuran pada postingan media sosial Ronaldo menemukan unggahan Instagram tanggal 14 Maret 2020 ini dimana bintang sepakbola tersebut menyerukan bahwa nyawa manusia harus berada “di atas semua kepentingan lain” selama pandemi COVID-19 ini.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Cristiano Ronaldo (@cristiano) on

Selain pesan tersebut, yang juga dibagikannya di Twitter dan Facebook, Ronaldo belum membuat unggahan apapun terkait COVID-19 sejak mulai mewabahnya penyakit itu di bulan Januari 2020.

Sejak awal tahun 2020, Ronaldo telah dua kali membuat unggahan tentang Hotel Pestana. Satu postingan pada tanggal 22 Januari 2020 memberikan informasi tentang proyek Hotel Pestanal di Madrid. Sedangkan unggahan lainnya pada tanggal 7 Februari 2020 mempromosikan tentang jaringan hotel tersebut di Lisbon.

Pencarian dengan kata kunci “Cristiano Ronaldo” di Google untuk informasi yang diterbitkan pada tanggal 1 Januari sampai 17 Maret 2020 tidak menemukan berita apapun tentang “rencana” bintang sepakbola itu untuk mengalihfungsikan hotelnya menjadi rumah sakit.