Video ini menunjukkan pria memberikan penghormatan kepada temannya yang diduga ditembak mati — tak ada kaitan dengan Covid-19

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah rekaman video telah ditonton ratusan kali di berbagai unggahan di Facebook, Twitter dan Youtube dengan klaim video itu memperlihatkan seorang pria yang membuang uang milik temannya di New York setelah teman tersebut meninggal karena Covid-19. Video itu dibagikan dalam konteks yang menyesatkan. Pria yang membuat video tersebut mengatakan dia memberikan penghormatan terhadap temannya yang diduga tewas akibat ditembak. 

Rekaman video itu diunggah di Facebook di sini pada tanggal 4 April 2021 dan telah ditonton sekitar 340 kali. 

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 28 April 2021

Video itu menunjukkan seorang pria yang melemparkan uang kepada orang-orang di Times Square di Kota New York.

Status unggahan itu berbunyi: “(copas) Seseorang yang terinfeksi virus Covid-19 dan baru wafat, meninggalkan deposit yang besar. Dia mempercayakan teman baiknya untuk membuang uangnya di Times Square di New York. Karena benar, jika dia mati tidak akan membawa semua uangnya itu.

“Siapa yang mau ikut memungut uang gratis ini?”

Rekaman video yang sama dengan klaim serupa telah ditonton lebih dari 300 kali di Facebook sini, di sini, di sini dan di sini; serta di YouTube di sini dan di sini.

Video dengan klaim dalam aksara Cina juga dibagikan di Facebook, Twitter, YouTube dan Weibo

Akan tetapi, klaim itu menyesatkan. 

Video pertama

Rekaman video di unggahan menyesatkan terdiri dari dua video yang berbeda. 

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan video aslinya diunggah di sini di YouTube oleh akun toko perhiasan TraxNYC yang berbasis di Kota New York pada tanggal 21 Maret 2021. 

Tangkapan layar video YouTube

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, judul video itu berbunyi: “UANG TUNAI GRATIS Untuk Orang-orang di TIME SQUARE! Untuk Mengenang teman saya: RIP Joe KUSH.”

Sebagian deskripsi video tersebut berbunyi: “Kehilangan teman baik, pelanggan hebat satu tahun lalu. RIP @thegod_joekush. Yang saya tahu dia ditembak mati di suatu tempat di Detroit, mungkin karena cemburu.”

Pria di video tersebut terdengar berkata: “Setahun yang lalu hari ini seorang teman saya meninggal. Dia adalah pria yang luar biasa pintar. Namanya Joe Kush. Dia terbunuh. Dan ada beberapa lagu yang dia buat yang tidak pernah dia selesaikan ... dia adalah seorang pria yang menghasilkan banyak uang, dan terbunuh sia-sia. Dan aku ingin mengenang dia.”

Joe Kush” merujuk pada rapper Amerika yang juga dikenal dengan nama Joseph Rivers. Ia sempat aktif di media sosial tetapi berhenti mengunggah postingan di semua akunnya sejak tanggal 13 Maret 2020. 

Sampai dengan tanggal 28 April 2021, tidak ada pernyataan resmi dari tim manajemennya atau laporan media yang kredibel mengenai kematian Joe Kush. 

Pria di video tersebut cocok dengan profil LinkedIn milik Maksud Agadjani, yang dikatakan sebagai pendiri dan CEO Trax NYC. Dia juga mendeskripsikan dirinya sebagai “pebisnis dan pengusaha Amerika kelahiran Azerbaijan” di profil LinkedIn tersebut. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli di YouTube (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli di YouTube (kanan)

Akun Facebook toko perhiasan Trax NYC membagikan video yang sama di sini dengan keterangan serupa pada tanggal 16 Maret 2021.

Keterangan video tersebut tidak menyebutkan perihal Covid-19. 

Video kedua

Bagian kedua dari video di unggahan menyesatkan sesuai dengan klip yang dipublikasikan di sini di akun Instagram Joe Kush pada tanggal 15 November 2019.

Tangkapan layar unggahan di Instagram Joe Kush

Video tersebut ditandai di lokasi “Rodeo Drive - Walk of Style”. Lokasi yang sama dapat dilihat di sini di Google Maps.

Video tersebut menunjukkan Kush membuang uang ke jalan saat orang-orang sedang menonton, sementara beberapa orang lainnya buru-buru mengambil uang tersebut.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di Instagram (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di Instagram (kanan)

AFP Fact Check telah menerbitkan artikel periksa fakta yang membagikan cuplikan aksi viral Kush membuang uang di kesempatan yang berbeda dengan klaim yang salah. 

COVID-19