Gambar halaman login Facebook yang meminta ID vaksinasi itu palsu

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah gambar yang dibagikan berulang kali di media sosial menunjukkan Facebook meminta ID vaksinasi untuk login. Unggahan itu beredar setelah perusahaan teknologi raksasa tersebut mengumumkan akan mengubah namanya menjadi Meta pada bulan Oktober 2021. Gambar itu tidaklah benar. AFP mengonfirmasi, sampai tanggal diterbitkannya laporan ini, bahwa gambar tersebut tidak menunjukkan layar login Facebook yang sebenarnya. Juru bicara Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram dan WhatsApp, mengatakan gambar itu palsu.

Gambar tersebut dibagikan di Facebook pada tanggal 19 November 2021.

Status unggahan itu berbunyi: "Masih teori konspirasi // Akan datang di Facebook (Meta)

"Hanya yang divaksin dapat akses aplikasi di Meta seperti Facebook, Instagram, Whatsapp, Messenger."

Terdapat teks dalam bahasa Inggris di bawah gambar logo Meta, yang jika diterjemahkan berbunyi: "Konfirmasi identitas Anda. Untuk masuk ke akun Facebook Anda, Anda harus terlebih dahulu mengonfirmasi identitas Anda. Masuk dengan ID Vaksin Anda".

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 25 Februari 2022

Gambar itu juga beredar dengan klaim serupa di sini, di sini dan di sini.

CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan pada bulan Oktober 2021 perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp akan mengubah namanya menjadi Meta.

Klaim itu juga beredar dalam bahasa Inggris, bahasa Malaysia, bahasa Spanyol, bahasa Portugis, bahasa Yunani dan bahasa Rumania.

Akan tetapi, gambar itu salah.

Sampai tanggal terbitnya laporan ini, AFP Periksa Fakta mengonfirmasi beranda Facebook tidak meminta status vaksinasi atau identifikasi apapun selain alamat surel atau nomor ponsel serta kata sandi.

Berikut tangkapan layar halaman login Facebook versi mobile (kiri) dan desktop (kanan):

Tangkapan layar halaman login Facebook versi mobile (kiri) dan desktop (kanan)

Menanggapi gambar menyesatkan yang awalnya dibagikan di Twitter dan telah dihapus, juru bicara Meta Andy Stone mencuitkan: "Ini palsu."

Cuitan kutipan dari akun yang sama yang dibalas Stone dan balasan untuk cuitan yang dihapus menunjukkan bahwa juru bicara Meta mengomentari gambar login yang palsu itu.

AFP telah menerbitkan laporan periksa fakta lain terkait Meta dan Facebook di sini dan di sini.

AFP bekerja dengan Meta dalam program cek fakta oleh pihak ketiga di lebih dari 80 negara dan dalam 24 bahasa.

VAKSIN