Foto ini telah disunting – foto yang asli telah beredar di laporan media tentang polisi Saudi yang salat di depan Ka’bah pada tahun 2020

Sebuah foto yang memperlihatkan seorang pria duduk di dekat Ka’bah telah dibagikan berulang kali di Facebook, Instagram, Twitter dan blog dengan klaim yang menyatakan petugas kebersihan masjid adalah satu-satunya orang yang diperbolehkan duduk di sekitar Ka’bah saat karantina wilayah. Klaim itu salah: laporan media menunjukkan foto itu menampilkan seorang polisi Saudi yang tengah salat di Ka’bah; foto tersebut juga telah disunting untuk menghilangkan dua orang yang berdiri dekat pagar yang mengelilingi bangunan suci itu.

Foto itu diunggah di Facebook di sini pada tanggal 11 April 2020. 

Status unggahan tersebut berbunyi: “‘Satu-satunya orang yang diizinkan duduk di sini !!

“Bukan raja, bukan menteri, juga bukan seorang Pangeran, dia adalah petugas kebersihan masjid. Alloh memilihnya daripada yang lain. Uang, kekayaan, status, dan keluarga tidak akan membantu Anda di mata Alloh.

“Jadi singkirkan kebanggaan itu dan perlakukan yang kurang beruntung dengan kebaikan dan kasih sayang!! Singkirkan kesombongan Anda dan belajarlah untuk menjadi rendah hati!!,’

(Ketika Lockdown)”. 

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan 

Foto yang sama telah dibagikan dengan klaim yang mirip di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini; di Instagram di sini; di Twitter di sini dan di sini; dan di laporan media berbahasa Indonesia di sini, di sini dan di sini

Foto tersebut juga dibagikan di Facebook di sini, di sini dan di sini dengan klaim serupa dalam bahasa Inggris. 

Klaim itu salah. Laporan media menyatakan foto itu memperlihatkan seorang polisi Arab Saudi salat di depan Ka’bah; foto tersebut juga telah disunting untuk menghilangkan dua orang yang sedang berdiri di dekat pagar yang mengelilingi bangunan suci itu. 

Pencarian gambar terbalik di Google diikuti dengan pencarian kata kunci menemukan foto asli ini oleh Associated Press (AP) tertanggal 7 Maret 2020. 

Keterangan foto berbahasa Inggris itu jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berbunyi: “Seorang polisi Saudi salat di depan Ka’bah, bangunan kubik di Masjidil Haram, di kota suci muslim Mekah, Arab Saudi, pada hari Sabtu, 7 Maret 2020. Arab Saudi mengosongkan tempat tersuci dalam agama Islam untuk apa yang mereka katakan sterilisasi karena kekhawatiran terhadap virus corona baru.”  

Berikut tangkapan layar foto AP itu:

Tangkapan layar foto AP

Foto AP memperlihatkan dua orang sedang berdiri di dekat pagar yang mengelilingi Ka’bah, tetapi foto di unggahan menyesatkan telah disunting dengan menghapus kedua orang tersebut. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AP (kanan), dengan bagian yang diubah dan yang asli dilingkari warna merah oleh AFP:

Perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AP (kanan)

Saudi Arabia mengosongkan Masjidil Haram dan Ka’bah untuk sterilisasi untuk mencegah penyebaran virus corona baru pada tanggal 5 Mei 2020, sehari setelah mereka menangguhkan umrah untuk sementara waktu, AFP melaporkan di sini

Kerajaan lalu membuka kembali area di sekeliling Ka’bah, yang terletak di dalam Masjidil Haram, pada tanggal 7 Maret 2020 untuk “peziarah non-umrah”.