Poster film telah disunting sehingga judulnya menjadi 'The Omicron Variant'

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Berbagai postingan media sosial membagikan sebuah poster film yang konon dari tahun 1963 dengan judul "The Omicron Variant" yang dikatakan sebagai bukti bahwa pandemi Covid-19 dan kemunculan varian baru virus corona itu telah direncanakan. Akan tetapi, poster tersebut merupakan hasil suntingan poster film "Phase IV", yang dirilis pada tahun 1974.

Poster film berjudul "The Omicron Variant" diunggah di Instagram di sini pada tanggal 2 Desember 2021.

Poster itu memperlihatkan sepasang pria dan wanita beserta sebuah tangan raksasa di bawah langit malam.

Sebagian keterangan postingan itu berbunyi: "Tidak ada sesuatu yang KEBETULAN di dunia ini ...

"Film th.1963 'The Omicron Variant'

"DELTAOMICRON
=
MEDIACONTROL
Percaya atau tidak...itu terserah anda !"

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 22 Desember 2021

Salah satu komentar di postingan itu berbunyi: "Sesuai agenda".

Poster film tersebut juga muncul dengan klaim serupa di Facebook di sini, serta di Twitter di sini, di sini dan di sini.

Gambar itu juga beredar dengan klaim mirip dalam berbagai bahasa, seperti bahasa Malaysia, bahasa Inggris, bahasa Spanyol, bahasa Portugis, bahasa Prancis dan bahasa Jerman.

Klaim tersebut muncul setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan penemuan "varian yang diwaspadai" (variant of concern) baru pada tanggal 26 November 2021.

Varian yang dinamakan Omicron itu, menurut abjad Yunani, menyebar secara cepat di berbagai penjuru dunia.

Kemenkes pertama kali mendeteksi kasus varian Omicron di Indonesia pada pada tanggal 16 Desember 2021, yakni seorang petugas kebersihan yang bertugas di Wisma Atlet, Jakarta.

Varian yang diwaspadai dikaitkan dengan satu atau lebih perubahan yang dapat berpengaruh signifikan terhadap kesehatan publik. Hingga awal Desember 2021, daya tular dan tingkat keparahan varian Omicron masih dipantau.

Akan tetapi, klaim itu salah: tidak ada film berjudul "The Omicron Variant" yang dirilis tahun 1963.

Pencarian gambar terbalik menemukan sebuah poster film Amerika tahun 1974 yang berjudul "Phase IV."

Poster tersebut, yang merupakan versi bahasa Spanyol film tersebut dengan judul "Sucesos en la IV Fase", ditemukan di berbagai situs yang menjual poster film, seperti ini dan ini.

Poster tersebut juga dapat ditemukan di AbandoMoviez, situs web khusus film fiksi ilmiah dan film horor.

Tangkapan layar dari situs abandomoviez.net, diambil pada tanggal 2 Desember 2021

Saul Bass, sutradara film tersebut, membuat poster dan cuplikan kredit untuk berbagai film layar lebar, di antaranya "Vertigo" dan "Psycho" karya Alfred Hitchcock, "West Side Story" karya Robert Wise dan Jerome Robbins, serta "Cape Fear" dan "Casino" karya Martin Scorsese.

"Phase IV," satu-satunya film fitur yang disutradarai Bass, memenangkan penghargaan utama di festival film di Trieste, Italia, pada tahun 1975.

Sinopsis film itu berbunyi: "Semut-semut padang gurun tiba-tiba membentuk kecerdasan kolektif dan mulai melancarkan perang terhadap para penghuni gurun. Hanya dua ilmuwan dan seorang perempuan yang mereka selamatkan yang bisa memusnahkan semut-semut itu. Akan tetapi, para semut memiliki ide lain."

Seorang jurnalis AFP membaca naskah tersebut, yang ditulis oleh Mayo Simon. Naskah tersebut sama sekali tidak menyebutkan varian ataupun virus corona.

Investigasi AFP yang lebih lanjut menemukan poster yang telah disunting diunggah di akun Twitter milik Becky Cheatle, penulis dan sutradara Irlandia.

Dalam postingan pada tanggal 28 November 2021, Cheatle membagikan gambar tersebut dengan cuitan: "Saya Photoshop frasa 'The Omicron Variant' di berbagai poster film fiksi ilmiah era tahun '70-an #Omicron."

Cheatle juga membuat suntingan digital terhadap poster-poster film "The Andromeda Strain" dan "Colossus: The Forbin Project."

Tangkapan layar tweet Becky, yang diambil pada tanggal 1 Desember 2021

Cheatle mengonfirmasi kepada AFP bahwa ia yang membuat poster yang diedit tersebut.

"Itu hanyalah lelucon berdasarkan fakta bahwa varian Omicron kedengaran seperti film fiksi ilmiah era '70-an. Saya tidak menyangka ada yang menanggapinya secara serius, dan saya benar bukan anti-vaksin," katanya.

Ia juga memberikan klarifikasi di akun Twitternya di tanggal 1 Desember 2021.

Walaupun AFP tak menemukan jejak film berjudul "The Omicron Variant", ada film komedi fiksi ilmiah yang dirilis di tahun 1963 dengan judul "Omicron", karya sutradara Italia bernama Ugo Gregoretti.

Alur ceritanya dijelaskan sebagai berikut: "Sebuah mahluk luar angkasa mengambil alih tubuh seorang manusia bumi untuk mempelajari planet ini supaya rasnya dapat menguasai bumi."

Postingan menyesatkan itu juga menyertakan sebuah tautan, yang ternyata adalah laporan periksa fakta bahasa Prancis yang juga menyimpulkan poster film itu adalah hasil suntingan.

AFP Periksa Fakta sebelumnya telah membongkar klaim bahwa tanggal rilis berbagai varian virus corona direncanakan.

COVID-19