
Ini adalah video acara karnaval di Brazil tahun 2018, bukan pesta di Italia
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 25/06/2020 pukul 04:10
- Diperbarui pada hari 02/09/2020 pukul 17:11
- Waktu baca 4 menit
- Oleh: Charlotte MASON, Maria Clara PESTRE, Cecilia SORGINE, AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Video itu telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali dan dibagikan lebih dari 4.000 kali sejak diunggah di Facebook tanggal 3 April 2020.
Tayangan berdurasi satu menit dan tiga detik itu menunjukkan keramaian dengan latar belakang suara musik.
Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Status yang menyertai unggahan video itu tertulis: “Inilah Pesta terakhir yang dibuat di Italy.
Kenapa wabah Corona menyerang Italy dengan begitu dahsyat ?
Kenapa Allah terbalikkan bumi di zaman nabi Luth ??”
Banyak komentar yang bernada homofobik dalam kolom komentar di unggahan itu.

Di dalam Islam, referensi pelarangan LGBT sering diambil dari kisah Nabi Luth.
Italia melaporkan kasus pertama COVID-19 di akhir bulan Januari, menurut laporan AFP pada tanggal 31 Januari 2020 ini.
Video yang sama juga telah ditonton lebih dari 50.000 kali sejak diunggah dengan klaim serupa di Facebook di sini, di sini dan di sini; juga di Twitter di sini, di YouTube di sini dan di Instagram di sini.
Tayangan tersebut juga dibagikan dengan klaim yang mirip dalam bahasa Inggris di Facebook di sini dan di Instagram di sini; serta dalam bahasa Malaysia di Facebook di sini dan di sini, dan di YouTube di sini.
Semua klaim tersebut salah.
Untuk menelusuri konteks asli video tersebut, AFP melakukan pencarian gambar terbalik menggunakan tool InVID-WeVerify dan menemukan cuitan di bulan Februari 2020 yang mengklaim video itu menunjukkan Karnaval Bahia, karnaval tahunan yang diselenggarakan di negara bagian Bahia di Brazil.
.
— Andrew Petter Nold Long ?? ?? Bolsonarista ? (@Andrew_Petter) February 22, 2020
?? CARNAVAL na BAHIA - QUEM VAI? ??
. pic.twitter.com/OV8avpwkTa
Biro AFP di Rio de Janeiro mengonfirmasi bahwa musik yang terdengar di video itu adalah lagu karnaval yang populer di Brazil, yakni “Minha pequena Eva,” yang artinya “Eva saya yang kecil”.
Melalui zooming pada versi video dengan kualitas yang lebih tinggi, terlihat tulisan “Crocodilo” di bagian belakang rompi warna-warni yang dikenakan banyak dari para pengunjung acara itu.

AFP memasukkan kata kunci “carnaval bahia crocodilo” di Google dan menemukan “Bloco Crocodilo”, salah satu dari puluhan pesta jalanan yang diselenggarakan dalam acara tahunan Karnaval Bahia, yang juga dikenal sebagai Carnaval de Salvador mengikuti nama ibukota negara bagian itu.
“Tahun ini adalah tahun Piala Dunia, ini adalah karnaval!” ujar wanita yang berbicara pada pengunjung pada detik ke-19 di video.
AFP juga melakukan penelusuran lebih lanjut di Twitter dengan kata kunci “bloco crocodilo” dengan rentang waktu dari 2018 – tahun Piala Dunia paling akhir – dan menemukan cuitan yang diunggah oleh seorang reporter lokal bernama Alan Alves pada tanggal 11 Februari 2018.
“Keramaian di Bloco Crocodilo, dipandu oleh Daniela Mercury, sedang bersiap-siap menantikan pembukaan parade di Barra,” tulis cuitan itu.
Daniela Mercury adalah penyanyi asal Brazil.
A galera do Bloco Crocodilo, que será puxado por Daniela Mercury, já aguarda ansiosa início do desfile na Barra. #carnaval2018 pic.twitter.com/z5t46AlpSX
— Alan Alves (@alan_tiago_) February 11, 2018
Rompi bertuliskan “Crocodilo” yang terlihat di cuitan tahun 2018 itu identik dengan rompi yang sama dalam video yang telah tersebar luas itu.
Berikut perbandingan antara tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto yang diunggah di Twitter tahun 2018 itu (kanan):

Pengunjung Karnaval Bahia diberikan baju, yang dikenal sebagai “abada”, sebagai bukti mereka telah membayar tiket acara itu. Setiap acara memiliki desain bajunya masing-masing yang hanya berlaku untuk acara itu, dan oleh karenanya baju untuk setiap pesta jalanan berbeda satu sama lain dan juga berbeda dari tahun ke tahun.
Baju “Crocodilo” berwarna-warni itu juga terlihat dalam video TV Brazil, Terra (tonton dari menit ke-6:18). Tagar #carnavalnoterra2018 pada awal video menguatkan bahwa tayangan itu menunjukkan acara pada tahun 2018.
Menurut daftar acara Karnaval Bahia, ada dua pesta jalanan “Bloco Crocodilo”, masing-masing pada tanggal 11 Februari dan 12 Februari 2018, yang berlangsung di sekitar area pantai Barra di Salvador.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami