Bill Gates, pendiri sekaligus ketua Yayasan Bill & Melinda Gates, berbicara di panggung dalam acara New York Times Dealbook pada tanggal 6 November 2019 di Kota New York. (AFP / Getty Images / Michael Cohen)

Unggahan menyesatkan mengklaim Bill Gates berencana membuat vaksin yang dilengkapi microchip

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Berbagai unggahan di Facebook dan Twitter mengklaim Bill Gates berencana membuat vaksin COVID-19 yang dilengkapi dengan microchip dengan tujuan untuk mengontrol manusia. Klaim tersebut salah: seorang juru bicara Yayasan Bill & Melinda Gates, yang didirikan oleh Bill Gates dan istrinya, Melinda Gates, telah membantah klaim itu.

Salah satu postingan menyesatkan itu diunggah di Facebook tanggal 20 April 2020.

Status panjang itu menyebut vaksin virus corona baru yang akan dibuat Bill Gates akan dilengkapi microchip.

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Beberapa paragraf di status itu tertulis: 
“VAKSIN BILL GATES
( Sebuah Renungan untuk Bangsa )
By
Hasanudin Amien.

“Tersiar kabar kencang. Bill Gates sudah siapkan vaksin untuk atasi corona. Gak tanggung tanggung, dia sudah siapkan 7 miliar vaksin untuk seluruh dunia.

“Permainan vaksin untuk kuasai dunia. Lewat WHO kita dulu pun dipaksa untuk vaksin ini dan itu. Masih ingat saat kita kecil. Suruh vaksin cacar dan lain lain.

“Kini vaksin corona dari Bill Gates juga dilengkapi micro chip yang akan ditanam di tubuh kita.

“Permainan tingkat dunia ini memang luar biasa canggih. Negara di dunia yang tak mampu beli akan digiring untuk pinjam ke IMF. Yang ujungnya punya grup mereka juga. Yang tak mau beli vaksin dari mereka. Bisa jadi akan dikucilkan dari pergaulan dunia. Benar benar canggih mereka.”

Unggahan dengan klaim yang sama juga telah dibagikan di Facebook di sini, di sini dan di sini; dan di Twitter di sini, di sini dan di sini.

Klaim yang serupa telah dibagikan lebih dari 1,200 kali setelah diunggah dalam bahasa Inggris di sini dan di sini.

Klaim tersebut salah.

Seorang juru bicara Yayasan Bill & Melinda Gates mengatakan kepada AFP bahwa klaim tersebut salah.

“Saya belum pernah terlibat dalam urusan microchip apapun,” Gates mengatakan pada jurnalis setelah pengumuman proyek untuk menyalurkan vaksin kepada “negara-negara termiskin di dunia” yang bernilai 1,6 miliar USD, seperti dilaporkan majalah teknologi Amerika, WIRED, di sini.

Sertifikat virtual

Di dalam sebuah sesi tanya jawab tentang COVID-19 berjudul Reddit Ask Me Anything (AMA), Gates mengatakan: “Pada akhirnya kita akan memiliki sertifikat digital untuk menunjukkan siapa yang telah sembuh atau siapa yang dinyatakan positif atau siapa yang sudah menerima vaksin kalau kita sudah memiliki vaksin.”

Penggunaan kata “sertifikat digital” oleh Gates selanjutnya memicu teori konspirasi bahwa Gates berencana mengidentifikasi dan melacak orang-orang lewat microchip yang ditanam dalam tubuh manusia lewat test dan vaksin COVID-19. AFP sebelumnya memverifikasi klaim serupa di sini dan di sini.

Seorang juru bicara Yayasan Bill & Melinda Gates mengatakan kepada AFP dalam sebuah pernyataan tanggal 25 Juni 2020 bahwa dalam sesi Reddit AMA di bulan Maret 2020, Gates tidak menyebutkan memberikan “ID virtual kepada orang-orang di seluruh dunia yang tidak memiliki ID resmi”. 

“Penyebutan ‘sertifikat digital’ itu berhubungan dengan upaya-upaya membuat platform digital open source yang bertujuan memperluas akses untuk tes rumahan yang aman,” jurubicara itu menambahkan. 

Dalam wawancara bulan Juni 2020 yang dilaporkan WIRED itu, Gates juga mengatakan: “Akanlah baik untuk mengetahui anak mana yang telah diberi vaksin campak dan anak mana yang belum, sehingga ada sistem data dan ... data kesehatan yang orang gunakan untuk melacak itu … namun tidak akan ada chip atau sesuatu seperti itu.”

AFP pernah melaporkan di sini bahwa klaim sesat yang menyasar Gates, seorang penyokong vaksin, semakin meningkat sejak pandemi COVID-19 mulai.

Bill Gates VIRUS CORONA