
Video ini memperlihatkan kerusuhan di London pada tahun 2011 – hampir sedekade sebelum wabah COVID-19
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 08/04/2020 pukul 05:30
- Waktu baca 3 menit
- Oleh: AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Video berdurasi lima menit, 30 detik itu diunggah di Facebook di sini pada tanggal 30 Maret 2020 dan telah ditonton lebih dari 2.900 kali.
Status unggahan itu berbunyi: “Inggris. Mulai rusuh akibat lock down. Rakyat ,mulailah kelaparan bertindak. Secara btutal penjarahan dimana 2 demi. ,mengisi perut lapar ini baru permulaan semoga di indonesia. Tidak terjadi spt ini???”.
Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Britania Raya telah menerapkan karantina wilayah selama tiga minggu mulai dari tanggal 23 Maret 2020 untuk menekan penyebaran virus corona baru atau COVID-19. Toko-toko dan layanan non-esensial diminta untuk ditutup termasuk larangan untuk mengadakan pertemuan lebih dari dua orang sebagai pembatasan pergerakan, AFP melaporkan di sini.
Sampai dengan 8 April 2020, pandemi global virus corona telah menewaskan lebih dari 5.300 orang dan menginfeksi lebih dari 51.6000 lainnya di Britania Raya, menurut statistik WHO di sini.
Rekaman video yang sama dengan klaim serupa juga dibagikan di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini; di Instagram di sini; di Twitter di sini; dan di YouTube di sini.
Akan tetapi, klaim itu salah. Video tersebut telah beredar secara online setidaknya sejak tahun 2011 tentang kerusuhan di Peckham, London Selatan.
Pencarian kata kunci di Google menemukan video yang berdurasi lebih panjang dengan kualitas yang lebih baik diunggah di YouTube di sini pada tanggal 10 Agustus 2011. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, judul video itu berbunyi: “Kerusuhan & Penjarahan Peckham - 08 Agustus 2011”.
Keterangan video tersebut berbunyi: “Ini bukan peristiwa yang biasa terjadi di peckham atau representasi mayoritas, tetapi ini adalah ringkasan dari peristiwa yang terjadi di Peckham pada tanggal 08 Agustus 2011. Sebagian besar wajah dapat dikenali, harap identifikasi diri Anda, lihat kembali dan pikirkan kesalahan yang Anda lakukan untuk komunitas Anda / komunitas kami."
Peckham adalah sebuah distrik di London Selatan.
Adegan pertama di video menyesatkan bisa dilihat di detik ke-43 di video asli.
Berikut perbandingan tangkapan layar antara adegan-adegan di video menyesatkan (kiri) dan video asli di YouTube (kanan):

Surat kabar harian Inggris The Guardian juga mengunggah video tentang kerusuhan tersebut di sini pada pada tanggal 9 Agustus 2011. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, video itu berjudul: “Kerusuhan Peckham: Kembang api yang dijarah dilemparkan ke polisi - video”.
“Sejumlah anak muda bentrok dengan polisi di Peckham, London bagian tenggara, ketika kerusuhan menyebar di seluruh ibukota yang menurut pernyataan polisi adalah malam terburuk kekacauan publik dalam ingatan masyarakat.
“Toko-toko dijarah dan kembang api yang dicuri dilemparkan ke barisan polisi anti huru hara. Sebuah bus dibakar di dekat stasiun pemadam kebakaran Peckham, ketika area perbelanjaan utama di daerah itu menjadi apa yang oleh penduduk setempat digambarkan sebagai ‘zona perang’.”
Media lain seperti BBC dan The Independent juga mempublikasikan laporan mengenai kerusuhan tersebut di sini dan di sini.
Blue Inc, toko pakaian yang dirusak, terlihat di 4:39 detik, cocok dengan foto Google ini. Akan tetapi, Google Street View terbaru menunjukkan bahwa toko Blue Inc telah digantikan oleh Costa Coffee.
Toko Poundland yang terlihat pada di 5:33 detik, sesuai dengan foto-foto Google ini.
Gerbang melengkung berwarna biru Aylesham Centre, yang terlihat di 5:41 detik, juga cocok dengan Google Street View di Peckham di sini.
Berikut perbandingan tangkapan layar antara toko-toko yang dirusak di video menyesatkan (kiri) dan toko-toko di Google user images (kanan):

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami