Video ini memperlihatkan latihan keamanan yang mensimulasikan penyanderaan di bandara di Dakar

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video yang dimaksudkan untuk menunjukkan penumpang asal Ethiopia yang panik akibat terinfeksi virus corona setelah kembali dari Italia telah ditonton ratusan kali di Facebook. Klaim itu salah: video tersebut telah digunakan dalam konteks yang menyesatkan karena sebenarnya memperlihatkan latihan keamanan yang mensimulasikan penyanderaan di sebuah bandara di Dakar, Senegal, pada bulan November 2019. 

Video yang memperlihatkan orang-orang batuk dan tergeletak di landasan pacu diunggah di Facebook di sini pada tanggal 24 Maret 2020. Video yang berdurasi 30 detik itu telah ditonton lebih dari 1.400 kali dan dibagikan setidaknya 70 kali. 

Status unggahan itu berbunyi: “Penerbangan dari Italia ke ethiopia. Semua penumpang dinyatakan positif. Polisi berusaha menangkap, Menembak mereka yang mencoba melarikan diri.”  

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Terdapat logo situs berita Senegal Dakaractu di kanan atas video. 

Sampai tanggal 5 April 2020, penyakit virus corona jenis baru, atau COVID-19, yang telah menjadi pandemi global telah menginfeksi hampir 125.000 orang di Italia dan merenggut lebih dari 15.000 nyawa, menjadikan negara Eropa itu negara dengan angka kematian tertinggi di dunia, menurut data WHO pada tanggal 5 April 2020 ini

Sementara itu, data WHO yang sama menunjukkan 38 orang telah terinfeksi virus tersebut di Ethiopia

Video dengan klaim serupa juga dibagikan di unggahan Facebook yang lain di sini, di sini, di sini dan di sini

Video dengan klaim serupa dalam bahasa Inggris bisa dilihat di sini

Klaim itu salah: video tersebut telah digunakan dalam konteks yang menyesatkan karena sebenarnya menunjukkan simulasi penyanderaan saat latihan keamanan di sebuah bandara di Dakar, Senegal, pada bulan November 2019. 

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan video yang sama diunggah di artikel ini tertanggal 28 November 2019 oleh media Senegal. Diterjemahkan dari bahasa Prancis ke bahasa Indonesia, judul artikel itu berbunyi: “Latihan di AIBD: keamanan bandara sebagai wujud kekuatan.”  

AIBD adalah singkatan dari Aeroport International Blaise Diagne, atau Bandara Internasional Blaise Diagne, yang terletak di Dakar, Senegal. 

Menurut artikel Thiesinfo, adegan di video itu menunjukkan latihan keamanan yang mensimulasikan pengambilan sandera yang memobilisasi personel bandara serta polisi.  

Menurut artikel itu, adegan tersebut menunjukkan latihan keamanan  yang mensimulasikan pengambilan sandera yang memobilisasi personel bandara serta layanan polisi dan gendarmerie atau polisi militer nasional. 

Pencarian lebih lanjut juga menemukan video yang asli diunggah di kanal YouTube Dakaractu di sini

Video itu diunggah pada tanggal 28 November 2019 – sekitar sebulan sebelum virus corona baru terdeteksi di kota Wuhan, Tiongkok. 

‘Latihan manajemen krisis’

Xavier Mary, manajer perusahaan yang bertugas mengoperasikan landasan pacu di Bandara Blaise Diagne, mengatakan “latihan manajemen krisis” tersebut melibatkan sedikitnya “seratus aktor”, menurut laporan Theisinfo.  

AFP telah menghubungi perusahaan tersebut tetapi belum mendapat respon hingga saat ini. 

VIRUS CORONA