Video ini menunjukkan turbulensi di sebuah penerbangan di Eropa pada tahun 2019

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 20/01/2021 pukul 07:55
  • Waktu baca 2 menit
  • Oleh: AFP Indonesia
Sebuah video yang telah ditonton jutaan kali di TikTok, Facebook dan YouTube diklaim menunjukkan situasi sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada awal Januari 2021. Klaim itu salah: video itu sebenarnya menunjukkan turbulensi hebat di sebuah pesawat Bulgaria tahun 2019. 

Video itu diunggah ke TikTok tanggal 10 Januari 2021 di sini dan telah ditonton lebih dari 3,6 juta kali.

Rekaman itu menunjukkan para penumpang berteriak saat pesawat mereka berguncang hebat, gelas melayang dan barang-barang terjatuh dari kompartemen di atas kursi.

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil tanggal 19 Januari 2021

Teks tempelan video itu berbunyi, “suasana dalam pesawat yg jatoh kemarin astagfirullah aladzim,,,,ya Allah,,,,”.

Tanggal 9 Januari 2021, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 berpenumpang 62 orang jatuh di perairan utara Jakarta, demikian dilaporkan AFP di sini.

Video itu, berikut klaim serupa, telah ditonton hampir 10 juta kali setelah muncul juga di TikTok di sini dan di sini

Akan tetapi, klaim itu salah.

Lewat pencarian daring, AFP menemukan sumber video itu di kanal YouTube Euronews. Video tanggal 18 Juni 2019 itu berjudul “Turbulensi terekam di video penumpang penerbangan Kosovo-Swiss.” 

Euronews juga menerbitkan tulisan tentang kejadian tersebut, dengan judul yang sama.

Dua paragraf pertama laporan itu berbunyi: “Seorang penumpang sebuah penerbangan Kosovo-Swiss merekam situasi saat pesawatnya mengalami turbulensi hebat.

“Sebanyak sepuluh orang cedera akibat kejadian yang terjadi di dalam penerbangan ALK Airlines Pristina-Basel, termasuk satu anggota kru yang terlempar ke atap kabin.”

ALK Airlines adalah sebuah maskapai penerbangan bermarkas di Sofia, Bulgaria.  

Video insiden itu juga diunggah di kanal YouTube milik agensi lisensi video Storyful pada tanggal 17 Juni 2019 sini

Kredit video itu juga diberikan kepada penumpang Mirjeta Basha. 

Berikut adalah perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Euronews (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Euronews (kanan)

Sejumlah postingan media sosial dengan klaim salah tentang kecelakaan Sriwijaya Air — yang dibagikan di Facebook di sini dan di sini, serta di YouTube di sini dan di sini — mengunggah video AKL Airlines yang digabung dengan klip turbulensi Etihad Airways dari tahun 2016 atau klip jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines tahun 1996.

AFP telah memeriksa fakta video Etihad Airways di sini dan video Ethiopia di sini

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami