Video ini menunjukkan raja dan ratu Thailand menghadiri kompetisi membaca Alquran

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah rekaman video telah ditonton puluhan ribu kali di Facebook, Twitter dan YouTube dengan klaim yang menyatakan video itu memperlihatkan raja Thailand memanggil ulama untuk berdoa supaya pandemi Covid-19 berakhir. Klaim itu salah: rekaman video menampilkan Raja Thailand Maha Vajiralongkorn dan Ratu Suthida memimpin acara tahunan kompetisi membaca Alquran di tahun 2020. 

Video berdurasi satu menit dan 26 detik itu diunggah pada tanggal 4 Januari 2020 di sini di Facebook dan telah ditonton lebih dari 2.000 kali.  

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 6 Januari 2020

Status unggahan itu berbunyi: “RAJA THAILAND PANGGIL -
ULAMA UNTUK DOA TOLAK BALA COVID-19||Memohon kepada pemilik otoritas langit dan bumi agar pandemi covid segera diangkat. Aamiin”.

Sementara tulisan yang ditempel di foto itu berbunyi: “Raja Thailand panggil ulama Islam baca doa tolak bala covid 19.” 

Thailand mencatat kasus Covid-19 yang relatif rendah sejak kasus pertama mereka yang dilaporkan pada tanggal 13 Januari 2020. Namun, jumlah kasus melonjak sejak tanggal 21 Desember 2020, setelah kluster baru muncul di pasar udang di Provinsi Samut Sakhon. Akibatnya, terdapat lebih dari 9.300 kasus positif Covid-19 dengan 66 orang meninggal dunia, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia pada tanggal 6 Januari 2021.

Rekaman video itu telah ditonton lebih dari 20.000 kali di unggahan lain di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini; di Twitter di sini; serta di YouTube di sini dan di sini, dengan klaim serupa.

Video yang sama dengan klaim serupa dalam bahasa Malaysia juga dibagikan di Facebook di sini dan di sini.

Akan tetapi, klaim itu salah.

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan rekaman video itu merupakan bagian dari video berdurasi dua jam ini, yang disiarkan langsung oleh ThaiTV2 di saluran YouTubenya pada tanggal 18 Desember 2020. 

Diterjemahkan dari bahasa Thailand ke bahasa Indonesia, judul video itu adalah: “Siaran langsung: Yang Mulia Raja dan Ratu meberikan hadiah kepada pemenang pembacaan kitab suci Alquran tahun 2020.” 

Adegan yang sama dapat dilihat di menit ke-50:27 di video ThaiTV2. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara adegan di video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video ThaiTV2 (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara adegan di video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video ThaiTV2 (kanan)

National Broadcasting Services of Thailand (NBT), stasiun TV pemerintah,  juga mengunggah video yang sama di saluran YouTube-nya pada tanggal 18 Desember 2020, di sini, berjudul: “Siaran langsung: Kunjungan Kerajaan Yang Mulia Raja dan Ratu ke Provinsi Pattani.” 

The Nation, surat kabar berbahasa Inggris di Thailand, menerbitkan laporan pada tanggal 19 Desember 2020 tentang acara tersebut, dengan judul: “Yang Mulia memimpin kompetisi Alquran.” 

“Yang Mulia Raja Maha Vajiralongkorn dan Yang Mulia Ratu Suthida pada hari Jumat memimpin kompetisi membaca Alquran 2020 di Masjid Pusat di distrik Muang di provinsi Pattani,” bunyi laporan itu. 

“Yang Mulia juga memberikan plakat kehormatan dan uang kepada dewan Islam provinsi, imam dan perwakilan dari sekolah Islam swasta di bagian Selatan yang menunjukkan prestasi luar biasa dalam ajaran Islam selama setahun terakhir.”

AFP Periksa Fakta telah menerbitkan laporan tentang klaim salah bahwa raja Thailand berselawat untuk menghilangkan virus corona di sini.

VIRUS CORONA